banner 728x250
Daerah  

GBNN SUMUT DUKUNG WACANA HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR

PIRNAS.COM & PIRNAS.COM | MEDAN UTARA – Presiden Joko Widodo setuju jika dalam undang – undang diatur hukum mati. Hal itu bermula saat seorang siswa menanyakan ke Jokowi, “Kenapa tidak ada hukuman mati untuk pelaku korupsi di Indonesia,” sebut siswa SMKN 57 Ragunan Jakarta, dalam acara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang di gelar di sekolah itu pada 9 Desember 2019.

Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Provinsi Sumatera Utara, Triyanto Sitepu, SH menyikapi adanya wacana Pemerintah untuk menerapkan hukuman mati bagi para koruptor sudah sangat tepat sekali, agar ada efek jera bagi para pejabat yang mau melakukan korupsi.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

“Kami sangat setuju sekali dengan pernyataan Presiden Jokowi, selayaknya para koruptor dihukum mati agar benar – benar ada efek jera dan azas pembuktian terbalik diterapkan, karena korupsi adalah suatu perbuatan yang menodai nilai suci yang terkandung pada semangat Pancasila, namun wacana ini juga harus didukung oleh teman – teman di DPR, karena mereka yang akan mengesahkan untuk dilaksanakan oleh Pemerintah. Jadi saya nyatakan pelaku korupsi layak dihukum mati,” jelas Triyanto pada awak media Pirnas melalui pesan Whatsapp pada Jum’at, (14-12-2019) sekitar jam 15.00 Wib.

Tri juga menambahkan penjelasannya tentang wacana Pemerintah tersebut, bahwa GBNN siap membantu Pemerintah khususnya di wilayah Sumatera Utara. GBNN Sumut akan intruksikan semua jajaran GBNN diseluruh Kabupaten Kota untuk memantau para pejabat daerah yang ingin coba – coba menyalahgunakan jabatannya dan melakukan korupsi untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

“GBNN akan tegas dan memiliki komitment untuk merawat dan menjaga 4 Pilar yang sesuai konsensus bernegara kita. Spectrum bela Negara bisa bersifat keras dan juga lembut. Selain menjaga nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal, saya sudah instruksikan kepada seluruh pimpinan dan pengurus GBNN Sumatera Utara untuk melawan dan turut serta memberantas apabila ada birokrasi bobrok yang mencoba-coba merampas hak-hak rakyat, menyengsarakan rakyat dan menelantarkan rakyat selaku pemilik kedaulatan atas NKRI. Kita akan lawan dan kita akan menjadi petir kematian bagi mereka,” ucap Triyanto menutup pembicaraannya pada awak media Pirnas melalui pesan Whatsapp.

Reporter : Zainal Abidin.