banner 728x250
Daerah  

DISKOMINFO SEBAIKNYA BATALKAN RENCANA STUDI BANDING TIM TABLOID LABUHANBATU KITA

Labuhanbatu, pirnas.com & pirnas.org |Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Labuhanbatu berencana akan melaksanakan studi banding Tabloid ‘Labuhanbatu Kita’ pada akhir Bulan November 2019 mendatang. Hal ini menjadi kontroversi terhadap wartawan yang bertugas di lingkungan Pemkab setempat.

“Kalau rencana itu benar, sebaiknya Kadis Kominfo dapat membatalkannya. Sebab, hal ini dapat mencederai konsekwensi terhadap wartawan yang bertugas di unit Pemkab. Mengapa demikian? Sementara untuk pembayaran honor pemberitaan saja, Diskominfo melakukan pembatasan,” ujar Ketua FOR-WIN Labuhanbatu, Andi C Manik, Senin (4/11/2019).

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Lebih jauh, kata Andi C Manik, kegiatan yang dinilai kurang bermanfaat tersebut di khawatirkan akan menyasar kepada pemborosan anggaran yang menyedot DIPA Kominfo dalam skala besar.

“Menurut informasi, ada 11 orang yang nantinya akan berangkat. Ditaksir biaya yang digelontorkan sedikitnya Rp. 100 juta hingga Rp. 200 juta. Ini tentunya lebih baik apabila difungsikan untuk mendongkrak publikasi Kepala Daerah,” urai Andi C Manik.

Informasi yang dihimpun Tabloid ‘LABUHANBATU KITA’ adalah media dibawah asuhan Dinas Kominfo dengan penanggungjawab Kepala Dinas, dan diisi oleh beberapa pejabat setingkat kabid sebagai pemimpin redaksi, serta sejumlah wartawan pilihan sebagai pengisi berita.

Disisi lain, hingga hari ini konsentrasi publikasi kegiatan Pemkab yang di dominasi program Kepala Daerah, untuk wartawan sebagai mitra pemerintah hanya diberikan batasan 20 berita saja setiap media.

“Besar harapan kami, rencana itu di batalkan dan anggarannya dapat di alihkan untuk mendongkrak anggaran publikasi Kepala Daerah,” pinta Andi C Manik.

Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu M Ihsan Harahap ST, ketika dikonfirmasi media ini belum memberikan komentar, Sementara  pesan teks yang dikirimkan melalui Aplikasi Whatsapp dalam keadaan terbaca. (Jefri sinaga).