banner 728x250
Daerah  

DINASTI BIROKRASI TUMBUH SUBUR DI KABUPATEN MUSI RAWAS

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MUSI RAWAS – Dinasti birokrasi yang beberapa tahun ini di praktekan pemerintah daerah khususnya terjadi di Kabupaten Musi Rawas berpotensi kuat menyuburkan budaya koruptif. Akan tetapi untuk pencegahan dinasti birokrasi bukan dengan membuat aturan 7 Hukum, melainkan dengan kerja-kerja politik untuk mencegah suburnya dinasti tersebut, dari hasil penelitian baru-baru ini sungguh sangat luar bisa praktek dinasti yang dilakukan pemerintah Kabupaten Musi Rawas hampir 60% ASN yang ada dilingkungan pemerintah Kabupaten Musi Rawas itu adalah keluarga kandung dan keluarga dekat Bupati Musi Rawas, apakah sistem dinasti itu halal di terapkan ? jawaban nya mumpung ada kesempatan dan mumpung lagi berkuasa.

Bagai mana dinasti itu bisa tumbuh subur di Kabupaten Musi Rawas? mereka memaknai demokrasi pilkada sebagai alat mereka naik ke kursi kekuasaan, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan bisa jadi dari hasil rapat pemerintah yang didominasi keluarga, sehingga akan mengancam jalannya demokrasi karena tidak ada check and balance.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Ramlan Hidayat menilai untuk mencegah masifnya dinasti birokrasi, peran penyelengara sangat lah penting. Misalnya dalam hal pencalonan kepala daerah. Mekanisme pencalonan harus diubah. “Bangun uji publik untuk menentukan calon kepala daerah”.

Ramlan mengatakan sejauh ini para pemimpin partai politik memiliki akses yang kuat untuk menentukan kader yang akan maju pencalonan kepala daerah. Menurut dia, mekanisme tersebut harus diubah. Bila perlu, masyarakat berpikir kritis. “Jangan pilih calon kepala daerah yang berasal dari dinasti birokrasi, mari kita sama-sama untuk mencegah tumbuh suburnya dinasti birokrasi di Kabupaten Musi Rawas.

Dan perlu diketahui Kabupaten Musi Rawas ada tiga suku yang besar yakni suku col, suku musi dan suku jawa dan ditiap-tiap suku itu banyak SDM yang mumpuni untuk menepati posisi-posisi starategis di birokrasi sehingga bisa bersenergis dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten saat ini, akan tetapi dengan keangkuhan dan sistem yang diterapkan pemerintah pada saat ini yaitu sistem dinasti sehingga SDM-SDM itu tidak terpakai. Notte kesempurnaan itu hanya milik allah dan kesempurnaan yang sesungguhnya adalah bisa merangkul semua golongan dan tidak mengedepankan dinasti birokrasi.

Reporter Reki Utama