Home » Daerah » Bupati Pelalawan Saat Kampanye Sampaikan 7 Program Pelalawan Emas, Tetapi Masyarakat Masih Ada rumah Bagaikan Kandang Hewan Yang Mau Roboh

Bupati Pelalawan Saat Kampanye Sampaikan 7 Program Pelalawan Emas, Tetapi Masyarakat Masih Ada rumah Bagaikan Kandang Hewan Yang Mau Roboh

Pirnas.com 19 Agu 2020

PIRNAS.COM | PELALAWAN – Sungguh malang nasib si nenek Sina, hidup di bawah garis kemiskinan saat ini sat adakan Kampanye Bupati Pelalawan Emas ternyata masih banyak rakyatnya, di bawah hidup kemiskinan dan Pelalawan terang ternyata masih ada beberapa Pelosok Pelalawan gelap.

Kisah hidup si nenek Sina berusia (73 tahun) ini melihat kondisi rumah sudah real reot di makan usia bahkan akan roboh bila di tiup angin, melihat nasib nenek Sina (73) tahun dengan status janda ini tinggal di gubuk derita sementara ini bergantung sebagai petani karet, yang mengambil upah di kebun karet tetangganya, sementara ini musim hujan makan pun susah jangankan membangun gubuk pun tak bisa.

Sementar tempat yang di tinggalinnya berukuran 3×4 berdinding papan lapuk dimakan usia. Nenek Sina adalah warga Dusun Lubuk Salak Desa Mak Teduh Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Di usianya yang senja ia seharusnya sudah pensiun, namun saat ini masih beraktivitas untuk diri sendiri terkadang dapat makan terkadang kelaparan dengan keadaan saat ini beliau sehari-hari bekerja memotong karet (getah) di kebun orang.

Bertahun-tahun selama lebih kurang lima belas (15) tahun sudah beliau di tinggal pergi oleh sang suami menghadap yang khaliq, 15 tahun pula hidup menjanda, nenek Sina mempunyai dua orang anak yang masih hidup, yang sudah punya kehidupan sendiri. Sedangkan si bungsu perempuan tinggal bersama nenek Sina dan punya suami kerjanya pun sama bergantung di petani karet (memotong karet), Rabu (19/8/2020).

Rumah (gubuk) yang di tempati nenek Sina sangat jauh dari kata layak, di usia yang semakin renta beliau tetap berusaha untuk bekerja karena tidak mau membebani anak- anaknya.

Saat awak media konfirmasi pada siang Senin (17/8/2020) mencoba menyambangi kediaman nenek Sina dan kami sempat tanya jawab dasar bersama nenek terkait perihal rumah beliau, beliau menjawab dengan logat melayu, kurang lebih 3-4 tahun yang lalu ada uang datang ke mai dan memoto moto uma ambo pak, kato nyo ado bantuan. Tapi sampai sai iko olum ado do .

Arti kata Melayu ke bahasa Indonesia (kisaran 3 atau 4 tahun yang lalu ada orang datang ke rumah saya, memotret rumah saya, namun sampai saat ini belum juga ada kabar berita, tak kunjung datang bantuan tersebut) terkait rumah.

Sungguh memprihatinkan kondisi rumah nenek Sina, padahal pemerintah sudah mengadakan program rumah layak huni dan bedah rumah di pedesaan dan setiap wilayah semoga nenek Sina ini betul-betul menunggu Muzizad dari para Dermawan dan mengharapkan bantuan agar rumahnya berubah bentuk lebih baik dari saat ini yang di diaminya juga layak di tempati.

Sementara di konfirmasi Camat kerumutan melalui whastAppnya, “sampai saat ini belum memberikan Keterangan hingga rilis berita dikirim terlihat diam dan pakum”, tutupnya.

(Nt/tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 68 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 119 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 90 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 77 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 444 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler