banner 728x250
Daerah  

BRAHMANA AL AZIZ PUTRA KOTA PINANG ANAK PENUH PRASTASI YANG TAK DIKENAL PEMKAB LABUSEL

PIRNAS.ORG & PIRNAS.COM | LABUSEL – Disela-sela dalam acara penyambutan IMAM-I Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia di Hotel Grand Suma, Blok Songo, sambut kedatangan tamu-tamu terhormat dari Negeri Seberang Malaysia, Sabtu (30/11/2019).

Brahmana Al Aziz (22), Jln. Lobu, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, anak dari Srikandi Satrio Labusel (Ibu Atika) salah satu penari Rekrasi Nusantara adalah Putra Kota Pinang yang penuh prestasi di balik kepiawaiannya dalam lenggak-lenggok tari yang ditampilkannya dalam pengantar penyambutan tamu dari Negeri Seberang Malaysia IMAM-I.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Diam-diam Brahmana Al Aziz pernah meraih prestasi yang membuat hati kita terharu, antara lain :
1. DUTA LABUSEL PARIWISATA TAHUN 2017
2. DUTA DAERAH LABUSEL TAHUN 2018
3. DUTA PEMUDA INDONESIA TAHUN 2019

“Agar kiranya Pemerintah Labusel mengenal dan memberikan suatu kenangan dalam prestasi yang saya raih sehingga membawa nama harum Labuhanbatu Selatan di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini”, ungkapnya Brahmana Al Aziz dengan penuh harap di perhatikan Pemkab Labusel.

Namun kelihatannya ini hanya Isapan Jempol belaka, tak sekalipun Pemerintah Kabupaten Labusel memberi kesempatan kepada Brahmana Al Aziz yang mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam prestasi-prestasi yang susah payah telah diraihnya.

Kini Brahmana Al Aziz menekuni menjadi seorang pendidik atau Guru di salah satu sekolah Yayasan SMK Kihajar Dewantara, sekolah ternama di Kota Pinang.

Ia mengajar dibidang EXSTRA KURIKULER Kesenian dan Pramuka.

Tak dipungkiri sambil mengajar di salah satu Yayasan Brahmana Al Aziz dengan sosok pendiam dan pemalu berkeinginan agar pemerintah Labusel tidak sampai melupakan dirinya sebagai Putra Labusel yang berprestasi dan besar kemungkinan bisa saja Brahmana Al Aziz , GO INTERNASIONAL membawa nama harum Labusel ke jenjang Dunia Internasional.

Reporter : R. Marpaung.