Home » Daerah » Beban Orang Tua Siwa, Tak Punya Android, Siswa Belajar Dengan Sistem Daring

Beban Orang Tua Siwa, Tak Punya Android, Siswa Belajar Dengan Sistem Daring

Pirnas.com 23 Jul 2020

PIRNAS.COM | MEDAN – Beban berat kalangan orangtua siswa di saat ini sangat sulit, dan di tambah beban himpitan ekonomi serta ruang kerja bagi orangtua saat ini terbatas, hal ini keluh kesah orangtua siswa, mengaku kesulitan akibat pemerintah menerapkan proses belajar mengajar dengan metode pembelajaran daring (dalam jaringan).

Kesulitan para orangtua siswa tersebut dimulai dari tak mampu beli android, kuota internet dan bahkan ada daerah yang belum masuk jaringan internet sehingga kegiatan belajar mengajar secara online menjadi terkendala bagi sebagian siswa khususnya di daerah ekonomi lemah seperti pesisir Medan Utara.

R,Sarigih warga canang, Kecamatan Belawan II, berprofesi sebagai buruh harian lepas, Kamis (23/07) mengaku memiliki 3 orang anak yang sedang duduk di bangku sekolah, merasa kesulitan untuk mendapatkan android akibat keterpurukan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19, ditambah lagi dirinya sudah lima bulan tidak memiliki kegiatan kerja.

“Anak saya 3 orang sekolah, Hp saya kasih sama kakaknya. Namun terpaksalah kakaknya yang saat belajar bergantian memakainya,Yang satu itulah digunakan anak saya ganti-gantian. Namun, anak saya sering berantam ketika pas waktu belajarnya bersamaan,” terang R,Saragih.

“Beban Berat Dalam Kurun Sejarah Pendidikan”
R,Saragih, karena tak mampu beli kuota internet, dirinya juga merasa sangat berat karena terpaksa harus beli paket karena biar bisa anaknya belajar dimana saat ini kurun dalam sejarah pendidikan seperti ini dan belum tau entah sampai kapan bisa normal kembali.

“Anak saya kalo setiap mau belajar online harus bergantian dan sering ribut terus, pas paket habis terkadang mereka cari wifi temannya untuk berbagi hotspot, karena saya gak punya uang untuk beli paket internet,” kata R,Saragih.

Kesulitan yang sama juga di rasakan oleh zul, warga Martubung, mengaku jika dirinya tak mampu untuk membeli android untuk mendukung pembelajaran anaknya secara online.

“Saya memang gak punya uang untuk membeli android, kalau saya paksakan bisa-bisa kami gak makan lagi, mana lagi uang sekolah anak saya yang SMP belum bayar 5 bulan, karena selama 5 bulan sudah tidak ada kegiatan kerja saya, belom lagi untuk beli paketnya,” ujar zul.

“Dimensi hidup sulit para orang tua”
Rindu Butar Butar ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Medan Belawan, mengatakan, Kamis (23/07) jika orang tua siswa di desa masih banyak yang belum memiliki android sehingga terkendala proses belajar mengajar secara online.

“Di daerah pesisir Medan Utara, ini orangtua siswa sudah ada memiliki andorid, namun sebagian, masih banyak orangtua siswa yang belum punya android, ada memang HP mereka, tapi HP biasa bukan andoroid ” jelas Rindu Butar Butar.

Kendala dalam pembelajaran sistem online juga dirasakan hampir seluruh siswa yang berdomisili di desa dan sebahagian pinggiran Kota Medan, serta Sumatera Utara pada umumnya, sebab di Desa dan pinggiran kota jaringan internet, belum tentu punya signal.

“Pertemuan Terbatas”
Sistem pembelajaran dengan sistem Luring ini, pihak sekolah membuat pertemuan atara guru dan siswa disejumlah titik yang telah ditentukan dengan jumlah yang sangat terbatas sehingga tidak terkesan ada kerumunan dan membuat pertemuan konsultasi 1 kali dalam 1 minggu per siswa.

“Orangtu siswa telah di undang pihak sekolah akan membuat pertemuan di sejumlaah titik yang tidak menjurus berkerumun di ruang sekolah karena yang dilarang bersentuhan dan menjaga jarak, serta menggikuti protokol kesehatan dengan jumlah pertemuan tidak lebih dari 1 per siswa persatu minggu.

Jadi teknik pertemuan ini kita kelola dengan baik. jadi ini sifatnya koordinasi antara guru dengan siswa. Kalau guru dan siswa gak ketemu bagaimana?
karena untuk konsultasi pelajaran,” kata Rindu Butar Butar.

(LIS/TIM)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Gotong Royong Massal Gerakan ASRI Presiden RI, Wujudkan Labuhanbatu Aman, Sehat, Resik, dan Indah

Hidayat Chan

10 Apr 2026

Post Views: 11 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Dalam upaya mendukung dan menyukseskan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama unsur TNI dan masyarakat menggelar kegiatan gotong royong massal di Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Jumat (10/04/2026). Kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan fokus pada …

Wakil Bupati Labuhanbatu Lantik 22 Kepala Satuan Pendidikan

Hidayat Chan

10 Apr 2026

Post Views: 260 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, resmi melantik sebanyak 22 Kepala Satuan Pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (10/4/2026), di aula kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Jalan Binaraga, Rantauprapat. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat tata kelola sekolah yang lebih profesional dan berintegritas. …

Musrenbang RKPD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027, Bupati Sampaikan Empat Program Prioritas 

Hidayat Chan

08 Apr 2026

Post Views: 22 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Untuk memenuhi tema Musrenbang RKPD tahun 2027 yang dilaksanakan pada hari Rabu 8 April 2026 di ruang data dan karya kantor Bupati Labuhanbatu, jalan SM.Raja Rantauprapat, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp, OG, MKM, menyampaikan empat program prioritas yang direncanakan. ” Ada 4 program yang kita prioritaskan untuk Pembangunan Daerah …

Selaraskan 17 Prioritas Nasional, Asisten III Labuhanbatu Tekan Percepatan RKPD 2027

Hidayat Chan

06 Apr 2026

Post Views: 24 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tancap gas dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan agenda nasional. Asisten III Bidang Administrasi Umum, Zaid Harahap, S.Sos., menegaskan bahwa perencanaan tahun 2027 harus menjadi jawaban konkret atas kebutuhan masyarakat sekaligus pendukung utama 17 Prioritas Nasional. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang …

Pemkab Labuhanbatu Gelar Rapat Forum CSR 2026, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Hidayat Chan

06 Apr 2026

Post Views: 24 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2026 bersama para mitra pembangunan se-Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, didampingi Asisten II …

Tahanan Kasus Pemerkosaan Tewas di Kamar Mandi Sat Reskrim Polres Labuhanbatu

Hidayat Chan

03 Apr 2026

Post Views: 46 LABUHANBATU,PIRNAS.COM – Seorang tahanan berinisial HE (39), warga Desa Purworejo, Labuhanbatu Utara, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi ruang piket Sat Reskrim Polres Labuhanbatu pada Kamis (2/4/2026) sore. Peristiwa ini bermula ketika HE, yang merupakan terduga pelaku tindak pidana pemerkosaan, diserahkan oleh kepala desa dan masyarakat ke Polres Labuhanbatu sekitar pukul …

Kategori Terpopuler