banner 728x250
Daerah  

Asap Kebakaran Hutan Riau Capai Perbatasan Sumut

Pekanbaru – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di Riau mulai meluas hingga ke daerah perbatasan Sumatera Utara di Cikampak, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Namun asap belum membahayakan warga setempat.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Labuhanbatu, Rizky Ismana Nasution ketika dihubungi oleh Antara, Selasa (26/2/2019), menyampaikan asap karhutla dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau mulai masuk ke Sumatera Utara karena faktor cuaca dan hembusan angin. Walaupun paparan kabut asap masih sedikit dan tidak terasa, masyarakat di perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan Riau diharapkan berhati-hati dan menjaga kesehatan dengan menggunakan masker polusi asap.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

 

“Paparan kabut asap karhutla dari Riau mulai masuk ke wilayah Sumut pagi hari hingga pukul 09.00 WIB dalam beberapa hari terakhir, walaupun tidak secara masif,” katanya.

Rizky menjelaskan, dari hasil pantauan petugas Manggala Agni di lapangan, daerah Labuhanbatu Raya yakni Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan tidak menemukan titik panas atau hotspot di wilayah itu.

Penyumbang asap dari kebakaran lahan dan hutan saat ini, kata dia, diketahui dari sejumlah kabupaten/kota di Riau, yakni daerah pesisir Pelalawan, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir dan Dumai.

Namun demikian, pihaknya selalu siaga dan mewaspadai kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi. “Daerah Labuhanbatu Raya tidak ada menyumbang kabut asap dan tidak ditemukan hotspot,” jelas Rizky.

Pelaksana tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dr Efdy Zul Faisal Harahap mengimbau masyarakat yang terpapar polusi asap agar selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi air putih dan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Pihaknya akan membagikan masker polusi udara kepada masyarakat yang terpapar asap karhutla untuk mencegah ISPA.

“Masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika melakukan aktivitas luar rumah untuk pencegahan dini ISPA akibat polusi asap, terutama kepada anak-anak,” kata Efdy.
(asp/rvk)

Sumber : detik.com