Home » Daerah » 10 November Merupakan Spirit Perjuangan Yang Harus Terus Dijaga Sampai Kapanpun

10 November Merupakan Spirit Perjuangan Yang Harus Terus Dijaga Sampai Kapanpun

Pirnas.com 10 Nov 2019

PAMEKASAN, pirnas.com & pirnas.org | Perang 10 November 1945 di Surabaya merupakan sejarah perlawanan kaum santri bersama masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia pasca proklamasi yang dibacakan oleh Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1945. Pertempuran ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Pahlawan.

Bagi Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan, R. Mukhlis Nasir, 10 November merupakan spirit perjuangan yang harus terus dijaga sampai kapanpun.

“Jadi sampai kapanpun, (spirit. Red.) hari pahlawan itu akan ada. Tapi, ya tentu, tidak seperti yang dulu. Tapi, sprit perjuangannya tetap harus ada,” tegasnya, saat ditemui NU Online Pamekasan di kediamannya, Jumat (08/11/2019) sore.

Pada saat itu, tutur kiai muda yang akrab disapa Ra Mukhlis ini, persoalanya ialah bangsa yang menjadi rumah besar keberagaman akan diobrak-abrik oleh kelompok penjajah dari luar.

“Sekarangpun masih ada penjajahan itu, tapi melalui media sosial. Sementara di dalamnya sudah ada kearifan lokal yang mulai menghilang. Maka, harus ada spirit hari pahlawan bagaimana mempertahankan kearifan lokal dan budaya-budaya yang tidak bentrok dengan syariah adat-istiadat, kesopanan, dan kesantunan ala ketimuran. Nilai-nilai ini mulai dijajah empat tahun belakangan ini. Hari pahlawan itu harus ada di situ melakukan perlawanan terhadap penjajahan,” paparnya.

Melihat konteks peperangan 10 November di Surabaya, menurut Ra Mukhlis, perlawanan santri dan masyarakat waktu itu dikarenakan adanya ‘fatwa agung’ yang dikeluarkan oleh Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober sebelum pertempuran tersebut terjadi. Tanggal 22 Oktober ini kemudian oleh pemerintah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional.

“Artinya, pada waktu itu, bagaimana memaknai ‘titah suci’ atau perintah dari ulama, KH. Hasyim Asy’ari, ketika itu dengan segala pertimbangannya dan keberaniannya yang kemudian fatwa itu diimplementasikan dalam wujud sebuah pergerakan pada 10 November itu,” jelasnya.

Dalam konteks saat ini, lanjut Ra Mukhlis, para pemuda harus bisa mengejawantahkan keinginan ulama-ulama pesantren untuk diimplementasikan menjadi sebuah gerakan bersama menjaga keberlangsungan dan keutuhan bangsa dengan segala keberagamannya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau dulu ancamannya adalah penjajah : Jepang, Belanda, Inggris, sekutu, kalau sekarang lebih kompleks dan lebih samar. Pemuda harus tetap semangat menjaga NKRI dan kerukunan beragama dari bermacam serangan, seperti dari serangan paham trans-nasional yang datang dari luar, misalnya paham khilafah. Ini sama dengan sekutu yang ingin menghancurkan NKRI sekarang,” paparnya.

“Jangan kecewakan founding father (tokoh pendiri. Red.) bangsa kita. Jangan buat mereka menangis melihat penerus bangsa dalam menjaga warisan besar. Sadari, bahwa sesungguhnya para ulama dulunya berdarah-darah memperjuangkan dan mempertahankan negeri ini tanpa embel-embel apapun, dan totalitas perjuangan mereka tidak bisa diragukan. Mereka akan menangis jika kita tidak bisa menjaga dua hal besar yaitu bangsa dan agama,” tangkasnya.

(KH/red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
WAKIL KETUA PEMUDA ADAT APRESIASI KOLABORASI PT 3M DAN BUMD KABUPATEN BURU DALAM PENATAAN EKS PETI GUNUNG BOTAK

A S

08 Jun 2026

Post Views: 23 Pirnas.com | Kabupaten Buru – Penantian panjang selama kurang lebih 16 tahun yang dinantikan oleh pemuda adat dan masyarakat Kabupaten Buru kini mulai menemukan titik terang. Sesuai regulasi pemerintah, proses penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) diawali melalui pembentukan koperasi. Dalam hal ini, PT 3M sebagai afiliasi dari empat koperasi produsen dikabarkan telah …

PERSONEL TNI YONIF 733/MASARIKU AMANKAN PETI GUNUNG BOTAK DENGAN PENDEKATAN HUMANIS TANPA KEKERASAN

A S

08 Jun 2026

Post Views: 20 Pirnas.com | Kabupaten Buru – Personel TNI dari Yonif 733/Masariku terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan pengamanan kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Kabupaten Buru. Meskipun dengan jumlah personel yang terbatas, mereka berhasil menjaga kawasan tersebut dari aktivitas para penambang yang berupaya masuk untuk melakukan kegiatan pertambangan dalam bentuk apa …

Polsek Kampung Rakyat Ringkus Pelaku Pencurian Emas dan Uang Tunai di Tanjung Medan, 

Hidayat Chan

05 Jun 2026

Post Views: 125 LABUSEL,PIRNAS.COM—Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Rakyat, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di Dusun Suka Jadi, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Seorang pria berinisial ANP alias Andi (24), yang berprofesi sebagai petani, warga Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat diamankan polisi setelah diduga membobol …

Sikat Bandar Dan Pengedar,Polres Labuhanbatu Ringkus 96 Tersangka

Hidayat Chan

03 Jun 2026

Post Views: 198 LABUHANBATU, PIRNAS.COM —Polres Labuhanbatu berhasil mencatatkan hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi pemberantasan narkotika tersebut, Polres Labuhanbatu bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 81 laporan polisi (LP) dengan 96 tersangka yang diamankan. Hal itu disampaikan dalam konferensi …

Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka

Hidayat Chan

03 Jun 2026

Post Views: 120 ASAHAN,PIRNAS.COM – Komitmen Polres Asahan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus dibuktikan melalui pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Hingga periode pelaksanaan operasi tanggal 13 Mei sampai dengan 2 Juni 2026, Polres Asahan berhasil mengungkap puluhan kasus narkotika dengan puluhan tersangka yang diamankan beserta sejumlah barang bukti. Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, …

Operasi Antik 2026, Polres Labusel Ungkap 30 Kasus Narkoba dan Amankan 36 Tersangka

Hidayat Chan

03 Jun 2026

Post Views: 160 LABUSEL,PIRNAS.COM—Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release hasil pengungkapan tindak pidana narkotika dalam pelaksanaan “Operasi Antik 2026” periode 13 Mei hingga 2 Juni 2026 di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Labuhanbatu Selatan, KOMPOL Moch Guntur Priyantoko, S.H., M.H., mewakili Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si.K., didampingi …

Kategori Terpopuler