- BeritaSabu di Kebun Sawit Resahkan Warga, RS Diduga Jadi Bandar
- BeritaPolsek Na IX-X Tangkap Pengedar Sabu di Rumah Kosong Simpang Merbau
- BeritaPolsek NA IX-X Hancurkan Pondok Diduga Tempat Transaksi Narkoba
- BeritaPOLSEK NA IX-X GEREBEK RUMAH KOSONG, SATU PENGEDAR SABU BERHASIL DICIDUK
- BeritaCEROBONG PKS PTPN lV SEMBURKAN ABU HITAM,WARGA PANAI HULU KELUHKAN PENCEMARAN
- BeritaWujud Kepedulian Polri, Polsek Torgamba Berbagi Sembako kepada Warga Lansia
- BeritaPolsek Torgamba Gerebek Sarang Narkoba di Desa Torganda, Temukan Puluhan Barang Diduga Bekas Pakai
- BeritaKasat Narkoba Labusel AKP Sahat Marulam Lumbangaol S.H.,M.H., Pindah Tugas Ke Polda Sumatera Utara
- BeritaResidivis Narkotika “Garam Cina” Dibekuk Satresnarkoba Polres Labuhanbatu

Masih Terkait Malaikat Yang Murtad Menjadi Iblis Karena Ikut Dalam Tata Kelola Bangsa dan Negara Kita
PIRNAS.COM | BANTEN – Sejujurnya, karena masih penasaran ikhwal iblis, syetan dan malaikat yang jadi pergunjingan di negeri Pancasila yang agamis ini, semalam saya langsung menyambangi guru spiritual di padepokannya yang tak begitu jauh dari rumahku.
Aku ingin sekali mempertanyakan jika tidak bisa dikatakan konsultasi ikhwal machluk yang tidak gampang dipahami oleh manusia biasa itu. Apalagi hendak mengetahuinya secara akademis yang selalu ingin bukti nyata yang kasat mata.
Padahal, tidak semua wujud dan bentuk harus bisa dijamah fisiknya. Dan pilihanku pun menyambangi guru spiritual karena merupakan satu–satunya instansi yang masih dapat dipercaya agar tak menyesatkan. Boleh jadi bisa semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha Esa, seperti yang tertera pada faksafah bangsa dan ideologi negara yang sudah diabaikan oleh banyak orang.
Sejujurnya, saya sengaja memilih guru spiritual untuk curhat, karena pada mereja — atau kaum sufi saja — yang tidak mabuk dengan hal-hal yang duniawi. Selebihnya, instansi mana yang layak dirujuk, kalau semua telah ikut berlomba ingin maling, korup, nenipu, khiabat, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat yang wajib dan harus menyampaikan suara atau aspirasi rakyat.
Lha, membahas peraturan dan perundang-undangan saja mereka sudah berseljungkuh dengan rakyat yang katanya merrka wakili.
Caratan penting ketika mengubah UUD 1945 yang dikomando Amin Rais, dan Umnibus Law itu akan menjadi cacatan sejarah terburuk yang diwariskan pada tujuh keturunan berikutnya yang tidak bisa dilupakan.
Jadi, kalau harus dikutuk, pasti suara rakyat banyak itu akan mendatangkan azab untuk tujuh anak turunan mereka. Sebab suara rakyat yang mereka tindas mutlak mewakili juga suara Tuhan.
Maka itu pilihan terbaik melakukan konsultasi atau semaxam bimbingan informal pada maha guru spiritual, karena lamdasan pijak ilmiahnya tetap meneguhi tatanan etika, moral dan akhlak mulia yang senantiasa merujuk pada Illahi Rabbi tanpa pamrih. Bukan seperti klaim regulasi peraturan dan perjndang-undangan itu yang dominan untuk memenuhi birahi pesanan yang abad pada kepetingan orang banyak.
Begitulah essensi ketergadaian hati nurani itu di era yang semakin kacau sekarang ini. Dan upaya menemukan benteng pertahan sekaligus perlindungan dari habitat spiritual, sungguh logik. Semua bisa diuji dengan para pelaku tindak kejahatan di negeri ini yang relatif cukup — bila tak bisa dikatakan lebih ilmu dan pengetahuan bahkan kekayaan — toh ngentit juga duit rakyat, karena memang etikanya kerontang, moralitasnya kosong lantaran kepalanya penuh dengan hal-hal duniawi, hingga akhlaknya ambruk seperti rumah tua yang terurus.
Begitulah pertimbangan hati yang tulus untuk menyambangi guru spiritual yang mau membimbing semua umat dari agama apapun yang sadar bahwa manusia patut mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta jagat raya dan seisinya, sebelum Dia memutuskan kontrak sepihak yang bisa Dia buat kapanpun di bumi ini untuk dimutasi ke bagian alam yang lain.
Singkat cerita, belum lagi aku duduk di ruang tamu sang guru, dia langsung sibuk menyuguhi minuman dan panganan yang khas dia minum dan dia makan setiap hari. Tapi dia pun seperti sudah sangat paham apa yang hendak aku utarakan, sehingga sang guru langdung berceloteh tentang iblis, syetan dan malaikat yang menjadi pergunjingan di negeri kita sekarang ini.
Jadi memang menarik, katanya sosok iblis, syetan dan malaikat jadi ikut cawe-cawe dalam tata kelola pemerintahan. Sehingga sosok malaikat yang dianggap telah khianat karena masuk dalam dalam jajaran penerintah di negeri ini, jadi murtad. Artinya, sejarah dan babak baru sungguh sedang berlangsung. Setidaknya, ada pemerintahan di dunia ini yang mampu menularkan virus jahat, sehingga ada malaikat yang mampu diubah tabiatnya menjadi iblis.
Jangan-jangan, kara guru spiritual saya yang tidak kalah selera humorinya dengan Gus Dur, mungkin iblis di Indonesia itu katanya adalah sosok yang ditengarai oleh seorang Bupati yang memberang kepada Kemenkeu dulu itu.
Aku semakin terperangah dan takjub, menyimak sanepo sang guru yang sangat bijak dan kuhormati ini. Wawasannya luas, hingga mampu mengartikan maksud Gus Dur dulu yang pernah mengatakan bila DPR itu adalah taman kanak-kanak yang dia pahami masih doyan disusui.
Sampai tengah malam acara konsultadi yang kumaksud, tidak satu pun pertanyaan dapat aku ungkapkan, karena semua pertanyaan yang hendak aku tikamkan, sudah ditangkis — atau dijawab dengan telak — hingga membuat aku sungguh tak berkutik.
Apalagi kemudian — sambil berdiri untuk menghormat niat pamitanku — guru pun menasehati agar aku tidak terlalu serius ikut memikirkan tata kelola bangsa dan negara yang ambur aduk ini. Karena katanya, iti semua sudah menjadi kewajiban pemerintah yang harus mengurus semus hak-hak rakyat seperti kitz ini. Kalau pun mereka ingkar — sebagai abdi negara — itu kelak pasti ada hitungan dari Tuhan, katanya sambil tersenyum dan nenepuk-nepuk pindakku.
Entah bagaimana, sekonyong-konyong kurasakan diriku srperti ambles ditelan bumi.
Ternyata, matahari sudah menyapaku seperti kemarin. Dia pun konsisten melangkah pasti dari Timur menuju Barat sambil memancarkan kesabaran dan ketekunan yang tak pernah menyerah. Kecuali dihadapan Allah.
Rupanya hanya zikir mabukku yang sampai pada sang guru. Karena secara fisik sesungguhnya kami belum pernah berjumpa. Persis seperti perjalanan kita bersama menuju rumah Tuhan. Dan soal iblis, syetan dan malaikat itu, bagian dari otoritas Allah yang tak perlu diusik oleh manusia sekuasa apapun di dunia. Sebab itu semua, cuma akan memperluas kejumawaan saja.
07/01/2023.
(JACOB)
Hidayat Chan
17 Agu 2026
Post Views: 41 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Kabupaten Labuhanbatu kian memprihatinkan. Praktik haram ini kini mulai menyasar kawasan pelosok dan memanfaatkan area perkebunan untuk mengelabui petugas maupun warga sekitar. Teranyar, masyarakat di Dusun Jambu Tenang, Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu mulai menyuarakan keresahan mendalam atas dugaan maraknya …
Hidayat Chan
17 Agu 2026
Post Views: 40 LABURA,PIRNAS.COM– Unit Reskrim Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu berhasil menggerebek sebuah rumah kosong yang dijadikan tempat transaksi narkotika di Dusun I, Desa Simpang Merbau, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam penggerebekan yang berlangsung pada Minggu (16/8) pagi sekitar pukul 10.30 WIB tersebut, petugas meringkus seorang pria berinisial DP alias Den (42), …
Hidayat Chan
16 Agu 2026
Post Views: 137 LABURA,PIRNAS.COM– Personel Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu bergerak cepat melakukan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi sarang transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, Sabtu (15/8/2026) sore. Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ini menyasar area perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Dusun Suka Dame, Desa Bangun Rejo, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten …
Hidayat Chan
16 Agu 2026
Post Views: 51 LABURA,PIRNAS.COM– Personel Unit Reskrim Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu menggerebek sebuah rumah kosong di Dusun IB PT. BINANGA, Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Penggerebekan dalam aksi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ini berhasil menangkap satu orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si, …
admin 2
15 Agu 2026
Post Views: 70 Labuhanbatu -PIRNAS.COM PKS PTPN4 Ragional II, Kebun Ajamu Satu, Tampak Mengeluarkan (PKS) PTPN IV Regional II Kebun Ajamu Satu di Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali menjadi keluhan masyarakat. Pasalnya, cerobong pabrik diduga mengeluarkan abu berwarna hitam pekat yang terbawa angin dan menyebar ke sejumlah kawasan pemukiman warga di sekitar …
admin 2
15 Agu 2026
Post Views: 52 LABUHANBATU SELATAN — Kepolisian Sektor (Polsek) Torgamba kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga lanjut usia (lansia) di Dusun Sumber Sari II, Desa Torganda, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.