Home » Berita » BUPATI PAKPAK BHARAT CROSS LEARNING KE NEGARA INDIA PELAJARI TEHNOLOGI PERTANIAN METODE ZERO BUGDET NATURAL FARMING

BUPATI PAKPAK BHARAT CROSS LEARNING KE NEGARA INDIA PELAJARI TEHNOLOGI PERTANIAN METODE ZERO BUGDET NATURAL FARMING

Pirnas.com 12 Apr 2023

PIRNAS.COM | PAKPAK BHARAT – Langkah dan upaya Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor untuk membangun Kabupaten Pakpak Bharat sebagai Daerah yang berdaulat dan mandiri pangantampak kian semakin nyata.

Dalam upaya ini pula Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat Bersama Pemerintah Pusat saat ini tengah mengembangkan kawasan Food Estate (lumbung pangan baru) di Kecamatan sitellu Tali Urang Julu.

Untuk membangun kemandirian pangan di Kabupaten ini pula, Franc Bernhard Tumanggor Bersama Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, serta sejumlah pihak lainnya melakukan Kunjungan Belajar “cross learning” ke Negara India guna mempelajari system pertanian di Negara ini. Perjalanan ke India dilaksanakan melalui undangan GMR varalhaksmi foundation yang disampaikan melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI pada tgl 23-30/03/2023 lalu.

GMR Varalhaksmi Foundation adalah cabang tanggungjawab sosial Perusaaan dari Grup GMR yang banyak bergerak dalam bidang Bandara, Energi, dan Infrastuktur Perkotaan. Mandat Yayasan tersebut adalah bekerja sama dengan masyarakat disekitar Grup GMR untuk membantu meningkatkan kwalitas tarap hidup mereka.
Untuk tujuan itu, GMR melaksankan berbagai proyek pengembangan masyarakat di lokasi-lokasi dimana grup GMR hadir, diantaranya melalui Pengembangan Inisiatif Pertanian Alami Tanpa Anggaran (program Zero Budget Natural Framing/GBNF).

Pelaksanaan cross learning ini didasari bahwa Salah satu proyek strategis Nasional Pemerintah Indonesia adalah pembangunan Progam Food Estate. Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI ditunjuk oleh Pemerintah bertanggungjawab melakukan koordinasi dalam pelaksanaan Food Estate dimana Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu dari bagian ekosistem penunjang pengembangan food estate di Sumatera Utara.

Selain itu salah satu hal menarik lainnya adalah bahwa kawasan Food Estate yang dibangun di Kabupaten Pakpak Bharat terdiri atas lahan yang masih baru, natural, belum terkontaminasi oleh bahan-bahan kimia pertanian, sehingga program Zero Budget Natural Framing (ZBNF) yang digarap oleh Perusahan GMR Valhaksmi Foundation sangat terbuka untuk diterapkan di sini.

Pengembangan Food Estate dibawah Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi tertarik untuk mengadaptasi metode Zero Bugdet Natural Farming (ZBNF) dalam melakukan akselerasi perbaikan kualitas tanah di Sumatera Utara yang telah banyak terdegradasi. Secara umum lahan Food Estate yang di Kabupaten Pakpak Bharat adalah lahan baru dan masih sangat minim penggunaan pestisida kimiawi sehingga sangat mendukung dengan metode ZBNF yang dikembangkan oleh GMR varalhaksmi foundation.

Keberhasilan GMR varalhaksmi foundation dalam menerapkan ZBNF di negara India, salah satu Negara yang dulu dikenal tandus namun kini mampu mengolah tanah kering menjadi lahan pertanian yang potensial dan sbur, dianggap layak untuk dicontoh dan dikembangkan di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Tujuan penting dari kunjungan ini diantaranya adalah untuk mempelajari teknologi natural farming yang diimplementasikan oleh ZBNF, mempelajari Organisasi Masyarakat yang menggerakkan praktik natural farming, memahami praktik terbaik melalui kunjungan lapangan dan interaksi dengan petani, melihat kemungkinan untuk berkolaborasi dalam penelitian dan implementasi ZBNF di Indonesia, serta meningkatkan pendapatan/kesejahteraan petani itu sendiri.

Dalam perjalanan kali ini, Franc Bernhard Tumanggor dengan pendampingan penuh dari pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman RI, diantaranya DR. Van Basten, Staf Khusus Menteri Koordinator Kemaritiman yang terus mendampingi rombongan sampai study banding ini tuntas dilaksanakan.

Kedepannya kita akan memperbanyak program kunjungan belajar ini, dengan membawa para petani Indonesia untuk belajar tentang ZBNF ini langsung ke pusatnya di India, jelas Van Basten.

Beberapa Daerah yang menjadi tujuan cross learning di India termasuk Provinsi Andhra Pradesh, mengunjungi lembah Arakhu distrik Alluri Sitamaraju, provinsi Andara Pradesh untuk mempelajari dan melaksanakan praktek langsung natural farming yang diimplementasikan oleh RySS APCNF, Kunjungan lapangan di Desa Baligaguda dan Desa Demuduvalasa melihat penanaman dengan metode multi cropping, serta pentingnya seed Bank dalam program natural farming, Bersama tim APCNF mengunjungi Desa Pedaguruvu dan Desa Hukumpetta untuk melihat sistem inteecroping dan demontrasi pembuatan pestisida organic.

Selain itu Bupati juga melakukan beberapa pertemuan diantaranya dengan Shri T Vijay Kumar (Eksekutif vice chairman RySS APTCFN, melakukan pertemuan bersama dengan Mr. Avanis Kumar (Director) dan Ms K. Bharathi (Program Manager from GMRV dan Mr. Muralidhar G(consultants RySS) di kantor GMRF, Shamsabad- Hyderabad mendiskusikan kolaborasi antara Indonesia dan India dalam bidang Comunity Managent Natural Farming ke depannya terutama di area Food Estate yang ada di Sumatera Utara serta banyak kegiatan lainnya.

Shri T Vijay Kumar menyarankan agar Tim Indonesia dapat merancang pilot project dengan bertemakan community- managed Natural Farming di beberapa Desa selama 3 Tahun ke depan, mengidentifikasi petani Champions yang dapat mengeksekusi program natural farming ini, dapat menyiapkan dokumen prosedur natural farming dalam bahasa Indonesia sehingga dapat lebih mudah dipelajari dan dipraktikkan oleh petani lokal dan juga RySs dapat mengirimkan tim yang terdiri dari para petani terbaik mereka untuk melatih petani lokal dalam implementasi program Natural Farming ini.

Disela kegiatan ini, Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan harapan besarnya bagi kemajuan system pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat yang dia pimpin saat ini. Dia optimis system pertanian yang dilakukan di Negara India ini bisa dicontoh dan diaplikasikan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Saya melihat kondisi tanah kita di Kabupaten Pakpak Bharat yang jauh lebih subur dibandingkan tanah di sini, namu mereka, para petani di sini jauh lebih maju dari pada kita, ini tentu berkat adanya kemauan dan dukungan dari semua pihak, mudah-mudahan system pertanian ini dapat kita aplikasikan di Kabupaten Pakpak Bharat, harap dia optimis

India merupakan salah Negara dengan jumlah penduduk terbesar di Dunia. Beberapa tahun silam Negara ini dikenal sebagai slaah satu Negara miskin yang kerap dilanda kekurangan pangan. Hal ini diperparah dengan kondisi geogerafis dan tanah India yang tandus dan sulit dikelola untuk Kawasan pertanian. Namun dengan kemauan keras dari segenap masyarakat, pemangku kepentingan, serta banyak pihak lainnya termasuk didalamnya GMR Varalhaksmi Foundation, mereka kini mampu membangun kemandirian pangan bahkan mulai bisa membantu Negara lain yang kekurangan pangan.

( Jaman Munthe )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Lantik 71 Pejabat Eselon III dan IV

Hidayat Chan

06 Mar 2026

Post Views: 4 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita., Sp.OG., MKM., melantik 71 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui pengambilan sumpah/janji jabatan struktural dan fungsional. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Jumat (06/03/2026). Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 66 pejabat pada jabatan struktural Eselon III dan …

Bupati Labuhanbatu Awali Safari Ramadhan Bersama Wakapolda Sumut

Hidayat Chan

06 Mar 2026

Post Views: 5 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, M.K.M, mengawali kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah bersama Wakapolda Sumatera Utara di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan Kamis 5/3/2026 …

Maraknya Peredaran Narkoba di Kecamatan NA IX-X  Duga SM alias AM Hsb Tetap Eksis Tanpa Tersentuh Hukum 

Hidayat Chan

05 Mar 2026

Post Views: 12 LABURA,PIRNAS.COM -Warga desak Polsek NA IX-X karena sudah sangat resah dengan kembalinya aktivitas peredaran sabu di wilayah hukumnya. Di duga SM alias AM Hsb warga jalan SMA kelurahan kota batu kecamatan NA IX-X Kabupaten Labura masih aktif mengedarkan bisnis haramnya di wilayah dekat rumahnya . Informasi berhasil di himpun bahwa terduga bandar …

Di Duga YY Kendalikan Edaran Narkoba di Mampang Labusel Publik Berharap Penuh Kepada Satresnarkoba 

Hidayat Chan

05 Mar 2026

Post Views: 13 LABUSEL,PIRNAS.COM-Ironis dan sangat memprihatinkan terkait adanya aktivitas peredaran narkoba,bukan hanya di kota tapi maraknya peredaran narkoba sudah menduduki wilayah  sampai ke pelosok desa salah satunya di Desa Mampang, Kecamatan Kota Pinang, kabupaten Labusel,Provinsi Sumatera Utara. Memang telah lama menjadi target operasi pihak kepolisian karena laporan masyarakat mengenai tingginya transaksi di sana,menurut Kanit …

Polsek Bilah Hilir Respon Cepat Ringkus Penyalahgunaan Narkotika 

Hidayat Chan

04 Mar 2026

Post Views: 15 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Bilah Hilir langsung respon cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku penyalahgunaan narkotika di Lingkungan Titi panjang Hilir Kelurahan Negeri lama Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu sekira pukul 11:00 WIB (Selasa, 03/03/2026). Adapun barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan yang diduga milik Andrian Als Dian (26) …

Cegah Stunting, Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Salurkan Bantuan Program GENTING Tahap III

Hidayat Chan

04 Mar 2026

Post Views: 21 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, bersama Wakil Bupati H. Jamri., dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Wan Jumasari Dewi, menyalurkan bantuan kepada para Orang Tua Asuh (OTA) dalam Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Tahap III …

Kategori Terpopuler