Home » Artikel » MODUS KORUPSI DANA DESA (JUGA TERJADI ATAS ADD, BHD, BKPP, BKPK, DAN PAD)

MODUS KORUPSI DANA DESA (JUGA TERJADI ATAS ADD, BHD, BKPP, BKPK, DAN PAD)

Pirnas.com 28 Okt 2019

Jakarta, pirnas.org & pirnas.com | Seperti dilansir di laman Theeast.co.id, beberapa waktu lalu Indonesian Corruption Watch (ICW) melakukan penelitian mengenai modus korupsi dana desa.

Peneliti ICW Egi Primayoga memaparkan hasil penelitiannya, ada 12 modus korupsi dana desa yang disimpulkan ICW berdasar penelitiannya. Modus itu antara lain :

1. Membuat rancangan anggaran biaya di atas harga pasar.

Ini bisa diantisipasi jika pengadaan dilakukan secara terbuka dan menggunakan potensi lokal desa. Misalnya, pengadaan bahan bangunan di toko bangunan yang ada di desa sehingga bisa melakukan cek bersama mengenai kepastian biaya atau harga-harga barang yang dibutuhkan.

2. Mempertanggung jawabkan pembiayaan bangunan fisik dengan dana desa padahal proyek tersebut bersumber dari sumber lain.

Modus ini hanya bisa terlihat jika pengawas memahami alokasi pendanaan oleh desa. Modus seperti ini banyak dilakukan karena relatif tersembunyi. Karena itulah APBDes harus terbuka agar seluruh warga bisa melakukan pengawasan atasnya.

3. Meminjam sementara dana desa untuk kepentingan pribadi namun tidak dikembalikan.

Ini juga sangat banyak terjadi, dari mulai kepentingan pribadi hingga untuk membayar biaya S2.

4. Budaya ewuh-prakewuh di desa menjadi salah satu penghambat pada kasus seperti ini sehingga sulit di antisipasi.

5. Pungutan atau pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten.

Ini jua banyak terjadi dengan beragam alasan. Perangkat desa tak boleh ragu untuk melaporkan kasus seperti ini karena desa-lah yang paling dirugikan.

6. Membuat perjalanan dinas fiktif kepala desa dan jajarannya. Banyak kasus perjalanan untuk pelatihan dan sebagainya ternyata lebih ditujukan utuk pelesiran saja.

7. Pengelembungan (mark up) pembayaran honorarium perangkat desa.

8. Jika modus ini lolos maka para perangkat desa yang honornya digelembungkan seharusnya melaporkan kasus seperti ini. Soalnya jika tidak, itu sama saja mereka dianggap mencicipi uang haram itu.

9. Pengelembungan (mark up) pembayaran alat tulis kantor.

Ini bisa dilihat secara fisik tetapi harus pula paham apa saja alokasi yang telah disusun.

10. Memungut pajak atau retribusi desa namun hasil pungutan tidak disetorkan ke kas desa atau kantor pajak.

Pengawas harus memahami alur dana menyangkut pendapatan dari sektor pajak ini. Pembelian inventaris kantor dengan dana desa namun peruntukkan secara pribadi.

Lagi-lagi ewuh prakewuh menjadi salah satu penghambat kasus seperti ini sehingga seringkali terjadi pembiaran

11. Pemangkasan anggaran publik kemudian dialokasikan untuk kepentingan perangkat desa.

Publik harus tahu alokasi pendanaan dana desa agar kasus ini tidak perlu terjadi

12. Melakukan permainan (kongkalingkong) dalam proyek yang didanai dana desa.

Bisa ditelusuri sejak dilakukannya Musyawarah Desa dan aturan mengenai larangan menggunakan jasa kontraktor dari luar.

Membuat kegiatan atau proyek fiktif yang dananya dibebankan dari dana desa.

Terimakasih.

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Tuntutan Hukuman Mati Jaksa pada TM Sudah Tepat

Pirnas.com

01 Apr 2023

Post Views: 159 PIRNAS.COM | Dalam hukum pidana dikenal asas yaitu ” kejahatan yang sudah sistemik dapat dimusnahkan dengan hukuman mati (asas crimina morte extinguuntur) karenanya tuntutan hukuman mati bagi Teddy Minahasa (TM) sudah tepat dan demi kualitas penegakan hukum ,mengingat kejahatan yang dilakukannya dengan sengaja dan mengetahui bahwa pelaku menyalahgunakan jabatannya sebagai Kepala kepolisaan …

Hikmah Puasa Hari Ke 7, Rahasia Dibalik Susah dan Senang

Pirnas.com

29 Mar 2023

Post Views: 141 Hikmah Puasa Hari Ke 7, Rahasia Dibalik Susah dan Senang Oleh : Dr. Supardi, SH., MH., Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Als. Rd Mahmud Sirnadirasa بِسْمِِ اللِِّٰ الرَّحْمٰنِِ الرَّحِيْمِِ وَالصَّلََةِ وَالسَّلََ مِ عَلَى محَمَّ دِ وَاٰلِهِِ مَعَِ التَّسْلِيْمِِ وَبِهِِ نَسْتَعِيْ نِ فِى تَحْصِيْلِِ الْعِنَايَةِِ الْعَآمَّةِِ وَالْهِدَايَةِِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَِ يَا رَبَِّ الْعَالَمِيْنَِ Bismillãhirrahmãnirrahîm Was …

Hati Nurani dan Humanitas, Keadialan Substantif Penegakan Hukum Kejaksaan

Pirnas.com

27 Feb 2023

Post Views: 293 PIRNAS.COM | Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan danya perubahan paradigma penegakan hukum dari formalistik kepada keadilan hukum substantif.Pelaksanaan kekuasaan Negara di bidang penuntutan, Kejaksaan berwenang untuk dapat menentukan suatu perkara dilimpahkan ke pengadilan dan memiliki arti penting dalam menyeimbangkan antara aturan yang berlaku serta interpretasi yang bertumpu pada tujuan atau asas kemanfaatan …

Cara Cara Cek Nama Penerima BLT BBM 2022

Pirnas.com

07 Sep 2022

Post Views: 589 Cara Cek Nama Penerima BLT BBM 2022 – BLT BBM dibagikan secara langsung oleh Kemensos kepada masyarakat yang memenuhi syarat sebagai penerima mulai 1 September 2022. Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai salah satu bentuk pengalihan subsidi BBM. Besaran dana yang disalurkan pemerintah untuk program BLT BBM …

Bahaya Merkuri, Hindari Kosmetik Mengandung Merkuri

Pirnas.com

15 Jul 2022

Post Views: 718 CYBERPOST.ID – Bahaya Merkuri, Kosmetik yang mengandung merkuri berbahaya kesehatan. Biasa Merkuri sering digunakan dalam krim kosmetik pemutih wajah. Walau bisa membuat kulit terlihat lebih cerah, merkuri menyimpan segudang bahaya kesehatan. Kosmetik yang mengandung merkuri biasa diproduksi diluar negeri secara illegal. Dengan demikian harus dengan teliti untuk membeli kosmetik dengan tidak harus …

SEJARAH DAN TATA CARA MINUM KOPI MENURUT ABAH GURU SEKUMPUL WALIYULLAH DARI KALIMANTAN

Pirnas.com

29 Apr 2022

Post Views: 7,951 PIRNAS.COM | LABUHANBATU –  Sejarah dan Tata cara minum kopi menurut Abah Guru Sekumpul atau sapaan akrab KH.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari, seorang Ulama atau waliyullah yang berasal dari Martapura Banjar masin Kalimantan selatan. Beliau pernah mengijazahkan makalah Al-Imam Al-Quthub Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos yang berangkat dari sumber kitab As-Shufiyatu Fil …