Home » Artikel » GSN atau Formalitas? Misteri Lolosnya di Duga Bandar JS dan Mandulnya Intelijen Polsek Aek Natas

GSN atau Formalitas? Misteri Lolosnya di Duga Bandar JS dan Mandulnya Intelijen Polsek Aek Natas

Hidayat Chan 01 Agu 2026

LABURA,PIRNAS.COM—Operasi penggerebekan rumah terduga bandar narkotika seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JS, di Dusun Sialang Pendi, Desa Terang Bulan, oleh Polsek Aek Natas pada Selasa (28/7/2026) menyisakan catatan merah bagi penegakan hukum di Labuhanbatu Utara.

Publik yang awalnya menaruh harapan besar pada janji Kanit Reskrim IPDA Dinpos Manik, S.H., kini harus menelan kekecewaan mendalam, operasi yang digadang-gadang menjadi pukulan telak bagi jaringan narkoba justru berakhir anti-klimaks alias zonk tanpa ada satu pun tersangka yang diringkus.

Alasan klasik bahwa target sedang bepergian ke Kampung Pajak dan hanya menyisakan anak di rumah adalah dalih yang sulit diterima akal sehat.

Lebih ironis lagi, ketika gubuk yang diduga menjadi sarang transaksi digeledah, polisi hanya menemukan barang rongsokan berupa bekas alat hisap (bong).

Hasil ini memicu pertanyaan krusial di tengah masyarakat: sejauh mana pemetaan, intelijen, dan keseriusan Polsek Aek Natas dalam merancang strategi penindakan?

Kegagalan fatal seperti ini sewajarnya tidak terjadi jika fungsi penyelidikan awal berjalan secara matang dan rahasia.

Ketika hukum kalah selangkah: Informasi diduga bocor, operasi mandul, dan masa depan generasi muda Desa Terang Bulan digadaikan dalam sandiwara penggerebekan tanpa tersangka.

Ketika sebuah operasi penindakan bocor atau kehilangan momentum hingga target berhasil meloloskan diri sebelum petugas tiba, maka wajar jika publik mencurigai operasi tersebut hanya sekadar formalitas demi menggugurkan kewajiban.

Kabar burung bahwa aktivitas haram tersebut kini dengan mudahnya berpindah ke Dusun Siria-ria, menjadi tamparan keras bahwa kepolisian selalu selangkah di belakang para pelaku kejahatan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari media Radar007.com, “sosok JS diduga kuat menjadi aktris utama peredaran sabu di kawasan Terang Bulan. Kekesalan masyarakat sebenarnya sempat memuncak hingga warga melakukan aksi mendatangi rumah JS, Dalam aksi tersebut, JS sempat berjanji tidak akan menjual narkoba lagi, namun aktivitas terlarang itu disinyalir masih terus berjalan.

”Biasanya ada kode khusus. Kalau ada sepeda motor singgah dan membunyikan klakson, tak lama kemudian ada orang dari dalam rumah keluar menyerahkan barang yang diduga paket narkoba,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keselamatan kepada media ini.

Saksi tersebut menambahkan, skala transaksi yang terjadi di kediaman JS diduga tidak lagi eceran, melainkan sudah mencapai hitungan kilogram. Ia mengaku pernah menyaksikan langsung dugaan transaksi berskala besar di lokasi tersebut.

Dalam penjelasannya, Kanit Reskrim membenarkan bahwa saat tim tiba di lokasi, petugas meminta bantuan Kepala Desa Terang Bulan untuk membuka rumah yang menjadi sasaran penggeledahan.

Menurut Kanit Reskrim, ketika rumah dibuka hanya terdapat anak dari JS di dalam rumah. Berdasarkan keterangan anak tersebut, orang tuanya sedang pergi ke Kampung Pajak karena memiliki suatu urusan.”

Di waktu berbeda, hasil informasi tambahan dari warga (identitas sengaja kami rahasiakan) “terkait viralnya js di media sosial karena merasa diabaikan, beberapa warga nekad memviralkan aksi JS tersebut yang diduga sebagai pengendali narkoba di wilayah mereka ke jejaring media sosial Facebook serta memampangkan photo JS”. tulisnya di pesan WhatsApp.

“JS dalam pendistribusian peredaran narkoba tidak sendirian, JS dibantu rekan wanitanya inisial AN ,yang di duga warga berperan melayani para pembeli sabu di rumah terduga JS”. Tulisnya di pesan WhatsApp sebagai tambahan penguat informasi, (31/07).

Narkoba adalah musuh bangsa yang merusak generasi, dan pemberantasannya tidak boleh hanya kosmetik atau sekadar pemuas kolom berita konfirmasi. masyarakat tidak butuh dokumentasi penggeledahan rumah kosong atau gubuk kosong, yang ditunggu publik bukan sekadar pernyataan, melainkan langkah nyata yang terukur, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepastian hukum.

Peredaran narkoba yang tak kunjung diberantas tuntas telah memicu lonjakan angka kriminalitas jalanan, mulai dari pencurian kecil hingga aksi premanisme yang meresahkan warga. Pemuda yang seharusnya menjadi motor penggerak desa justru terjebak dalam lingkaran setan kecanduan, kehilangan produktivitas, dan putus sekolah.

Jika gubuk-gubuk transaksi dibiarkan tetap berdiri tanpa ada tindakan hukum yang tegas, kita sedang menghitung mundur waktu menuju kehancuran total satu generasi di Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas , Kabupaten Labuhanbatu Utara .

Di sisi lain, tanggung jawab ini tidak boleh sepenuhnya dibebankan ke pundak kepolisian semata. Kepala Desa Terang Bulan juga memegang peranan krusial yang tidak kalah penting.

Sebagai pimpinan tertinggi di tingkat desa, Kepala Desa harus didesak untuk keluar dari zona nyaman dan bertindak lebih agresif. tidak boleh lagi ada sikap pasif atau sekadar mendampingi polisi saat penggerebekan (GSN).

Aparatur desa wajib memperketat pengawasan lingkungan melalui pengaktifan kembali Pos Kamling, wajib lapor 24 jam bagi tamu asing, serta rutin menyisir area gubuk-gubuk liar yang berpotensi menjadi sarang maksiat. Kepala Desa harus berani berdiri di garda terdepan untuk menutup ruang gerak para bandar narkoba di wilayahnya sendiri.

Kapolsek Aek Natas bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu harus segera mengevaluasi total kinerja Tim Opsnal Reskrim di lapangan, Jangan biarkan ketidakprofesionalan ini terus berlarut hingga mengikis habis sisa-sisa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian .

Masyarakat Dusun Sialang Pendi, Desa Terang Bulan kini butuh kepastian hukum dan hasil nyata berupa tindakan preventif serta penangkapan aktris intelektualnya, hingga dapat memutus rantai peredaran narkoba, agar tercipta suasana Kamtibmas yang kondusif.

“Kami hanya ingin ada kepastian hukum. jika memang tidak benar, sampaikan kepada masyarakat. tetapi kalau memang ada pelanggaran hukum, proses sesuai aturan tanpa pandang bulu,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

segenap jajaran Redaksi PIRNAS.COM menegaskan Komitmen, “media kami akan terus mengawal isu ini sebagai kontrol sosial independen.

Kami tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan warga Desa Terang Bulan sampai bandar narkoba yang merusak generasi muda diringkus dan dijebloskan ke penjara”. (HYT)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi,  Komitmen Berantas Narkotika

Hidayat Chan

17 Sep 2026

Post Views: 42 Ket ngambar : Polres Labuhanbatu Saat Menggelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika (Doc.humas) LABUHANBATU,PIRNAS.COM— Kepolisian Resor Labuhanbatu secara resmi memusnahkan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 34 kilogram dan 20.000 butir pil ekstasi. Kegiatan berlangsung di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jalan M.H. Thamrin, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, pada Kamis …

Respon Adumas Polsek Kampung Rakyat Gelar GSN 

Hidayat Chan

17 Sep 2026

Post Views: 33 LABUSEL,PIRNAS.COM—Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, personel Polsek Kampung Rakyat melaksanakan kegiatan Grebek Sarang Narkoba (GSN) di Desa Kampung Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan maupun transaksi narkotika. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya …

Sigap Tekan Laju Inflasi, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pasar Murah

Hidayat Chan

14 Sep 2026

Post Views: 65 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu terus menunjukkan langkah sigap dalam mengendalikan laju inflasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggelar pasar murah di Toko Olif, yang terletak di pasar Glugur. Operasi pasar murah tersebut dipantau langsung oleh Pj. Sekdakab Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, SH, MH, didampingi Asisten II Drs Ikramsyah Putra …

Polsek Kampung Rakyat Turunkan 20 Pasang Tim Peserta di Kejuaraan Orado Piala Kapolres Labusel

A S

14 Sep 2026

Post Views: 48 PIRNAS.COM |KAMPUNG RAKYAT, LABUHANBATU SELATAN — Polsek Kampung Rakyat turut ambil bagian dalam Kejuaraan Orado Piala Kapolres Labuhanbatu Selatan 2026 yang digelar di Hall Grand Suma Hotel Blok Songo, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu (13/9/2026). Dalam ajang tersebut, Polsek Kampung Rakyat di bawah kepemimpinan Kapolsek AKP Ilham Lubis, S.H., menurunkan sebanyak 20 pasang …

Kapolres Labusel Cup Orado 2026 Digelar, Tim Medan dan Horpak Keluar sebagai Juara

A S

14 Sep 2026

Post Views: 57 PIRNAS.COM | LABUHANBATU SELATAN — Turnamen Kapolres Labuhanbatu Selatan Cup Orado 2026 digelar di Hall Grand Suma Hotel Blok Songo, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026). Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., dan turut dihadiri Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Simatupang, S.H., serta Ketua …

Wakapolres Labuhanbatu Selatan Serahkan Bantuan Jersey untuk Pelari Pelajar TPR

A S

12 Sep 2026

Post Views: 59 PIRNAS.COM | LABUHANBATU SELATAN — Wakapolres Labuhanbatu Selatan, Kompol Moch. Guntur Pryantoko, SH., MH., menyerahkan bantuan jersey kepada para pelari tingkat pelajar TPR (Teluk Panji Runner), Sabtu (12/9/2026). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di pelataran Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, tepatnya di depan Gedung Polres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi oleh Kasubsektor …

Kategori Terpopuler