Home » Daerah » Kepala BSKDN Kemendagri: Birokrasi yang Responsif adalah Fondasi bagi Pelayanan Publik Berkualitas

Kepala BSKDN Kemendagri: Birokrasi yang Responsif adalah Fondasi bagi Pelayanan Publik Berkualitas

Pirnas.com 14 Nov 2023

 

PIRNAS.COM | Yogyakarta – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menegaskan, birokrasi yang responsif adalah fondasi bagi pelayanan publik yang berkualitas. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Strategi Penguatan Fungsi Pengawasan Ombudsman Republik Indonesia di Yogyakarta pada Kamis, 10 November 2023.

Dalam sambutannya, Yusharto menjelaskan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kualitas birokrasi pemerintahan semakin tinggi. Masyarakat mengharapkan birokrasi bertransformasi lebih cepat dan tepat. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan kualitas pelayanan publik yang semakin baik.

Sejumlah langkah konkret bisa diterapkan pemerintah daerah (Pemda) untuk mewujudkan birokrasi yang lebih efektif dan efisien. Hal itu di antaranya dengan memanfaatan teknologi informasi yang canggih seperti e-government yang memungkinkan pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan. “Dengan demikian birokrasi yang berbelit akan semakin berkurang,” jelasnya.

Dia melanjutkan, transformasi birokrasi juga harus didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dengan mengadakan pelatihan dan pengembangan yang tepat bagi perangkat daerah. Tidak hanya itu, akuntabilitas dan transparansi dalam birokrasi juga sangat penting ditekankan karena dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Harapannya ini semua dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan publik yang lebih baik,” ujaranya.

Selain itu, Yusharto mengatakan, Kemendagri sangat mendukung kebijakan pelayanan publik yang terintegrasi dalam wadah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang diselenggarakan oleh Pemda. Menurutnya, MPP dapat menjadi alternatif pilihan kebijakan yang paling tepat dengan mempertimbangkan pemanfaatan dan kemampuan sumber daya yang tersedia di daerah.

Dirinya menambahkan, penyediaan MPP tidak harus menggunakan atau membangun gedung baru. Namun, Pemda dapat memanfaatkan gedung yang sudah ada, menyewa, pinjam pakai hingga bekerja sama lintas kementerian/lembaga (K/L). “Penyelenggaraan MPP di terminal yang mudah diakses publik dan merupakan pusat aktivitas masyarakat, ini bisa jadi contoh ibu/bapak memulai membangun MPP di daerah masing-masing,” ungkap Yusharto.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk saling mendukung mewujudkan birokrasi lebih responsif yang berimplikasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. “Mari bersama-sama bekerja menuju birokrasi yang lebih efisien, pelayanan publik yang lebih berkualitas, dan tata kelola yang lebih baik,” pungkasnya.
14/11/2023.

(MI)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 29 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 86 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 84 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 75 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 426 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler