Home » Daerah » Bangun Instrumen Penilaian Kota Bersih, BSKDN Kemendagri Jaring Masukan Pakar

Bangun Instrumen Penilaian Kota Bersih, BSKDN Kemendagri Jaring Masukan Pakar

Pirnas.com 04 Nov 2023

 

PIRNAS.COM | Jakarta – Badan Strategi Kebijkan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membangun instrumen penialain kota bersih sebagi bagian dari upaya pemerintah meningkatan pengelolaan lingkungan di daerah. Upaya tersebut dilakukan dengan menjaring masukan dari para pakar.

Hal itu disampaikan Plh. Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan, Keuangan Daerah dan Desa (Pustrajakan PKDD) BSKDN Abas Supriyadi saat memimpin Rapat Penyusunan Laporan Akhir “Penilaian Kriteria dan Pembobotan Variabel Kota Bersih” di Aula BSKDN pada Kamis, 2 November 2023.

Dalam arahannya, Abas menjelaskan, sejauh ini penilaian kota bersih terdiri dari 10 variabel dan 43 indikator. Sepuluh variabel tersebut di antaranya lingkungan air, udara dan kualitas lahan, pengelolaan sampah, sosial, sarana dan prasarana, pertumbuhan ekonomi, keuangan daerah, partisipasi masyarakat, sumber daya manusia, sistem tata kelola serta kebijakan. Sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban BSKDN, Abas berharap variabel dan indikator dalam penilaian kota bersih tersebut dapat menjadi sebuah rekomendasi kebijakan. “Tugas dan fungsi BSKDN di mana salah satunya melakukan perumusan strategi kebijakan,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) masyarakat berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Oleh karena itu, pemerintah memiliki kewajiban konstitusional untuk menyediakan berbagai layanan yang bertujuan untuk menjaga lingkungan hidup. Agar penilaian kota bersih semakin optimal diperlukan saran dari berbagai pihak termasuk para pakar terkait variabel dan indikator.

“Jika masih dirasakan perlu adanya penambahan (variabel dan indikator) mohon kesediaannya memberikan masukan atau koreksi hasil kajian ini,” jelas Abas.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Indonesian Environmental Scientists Association (IESA) Lina Tri Mugi Astuti mengatakan, ada beberapa hal yang perlu ditekankan dalam penilaian kota bersih. Hal itu di antaranya mengenai ketersediaan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di ruang publik. Dalam penilaian kota bersih definisi ruang publik yang disepakati meliputi tempat wisata, pasar tradisional, terminal, dan ruang olahraga atau taman wisata. “Kalau kita bicara ketersediaan berarti memang harus ada atau tidak ada, dan berfungsi atau tidak,” jelasnya.

Lina mengatakan, kendati belum ada regulasi yang secara khusus mengatur keberadaan MCK, tapi dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Dalam aturan itu masyarakat perlu terus diedukasi untuk hidup sehat dan bersih. Hal ini dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air bersih, tidak buang air besar sembarangan, hingga pengelolaan sampah dengan baik serta menjaga kualitas air.

“Akan diperkuat dengan Perda (Peraturan Daerah) di masing-masing daerah. Artinya kalau di daerah tersebut memang sudah memiliki perda itu maka mereka pasti akan membangun dan itu pasti akan ada fasilitasnya,” pungkasnya.
04/11/2023.

(MI)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 33 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 87 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 84 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 75 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 429 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler