Home » Daerah » Bicara Penilaian Kota Bersih, Kepala BSKDN Pacu Daerah Kelola Lingkungan dengan Baik

Bicara Penilaian Kota Bersih, Kepala BSKDN Pacu Daerah Kelola Lingkungan dengan Baik

Pirnas.com 21 Sep 2023

 

PIRNAS.COM | Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan urgensi penilaian kota bersih guna memacu pemerintah daerah (Pemda) meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan di wilayahnya.

Lebih lanjut, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo mengatakan, urusan lingkungan hidup merupakan urusan wajib yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan Pemda. Menurutnya, penyelesaian permasalahan lingkungan hidup membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Hal ini mengingat tantangan perubahan zaman yang dihadapi saat ini seperti halnya peningkatan polusi, pertambahan penduduk, dan peningkatan pola konsusmi yang memicu penurunan kualitas lingkungan hidup.

“Dibutuhkan sebuah katalisator atau pemicu yang dapat membuat daerah terus meningkatkan kinerjanya di dalam bidang lingkungan hidup,” ungkapnya membuka Seminar Analisis Penilaian Kriteria dan Pembobotan Variabel Kota Bersih. Kegiatan tersebut berlangsung di Sunlake Waterfront Resort dan Convention Jakarta pada Selasa, 19 September 2023

Sejauh ini, Yusharto menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama menentukan indikator penilaian kota bersih bersama dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pakar dari Perkumpulan Ahli Lingkungan Hidup, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), serta Akademisi dari Universitas Indonesia.

“Pada tahun 2022 telah dilaksanakan kajian strategis penentuan indikator penilaian kota bersih dan telah dihasilkan 8 variabel, dan 54 indikator. Perumusan variabel dan indikator ini melalui proses cukup panjang, mengalami penyesuaian menjadi 10 variabel dan 43 indikator,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Plh. Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan, Keuangan Daerah dan Desa BSKDN Abas Supriyadi mengatakan, BSKDN terus berupaya menyempurnakan kriteria penilaian kota bersih sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

“Untuk itu kegiatan ini sangat penting guna menyempurnakan cara penilaian kriteria serta pembobotan variabel indikator penilaian kota bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung Provinsi Bali I Wayan Puja menjelaskan terkait peran penting daerah dalam mewujudkan lingkungan bersih. Dia mengatakan, pengendalian sampah misalnya harus melibatkan lembaga terdekat dengan masyarakat contohnya pemerintah desa.

“Kita libatkan seluruh lapisan masyarakat terutama lembaga terdekat yakni pemerintah desa, jadi konsepnya kita bagi per wilayah, desa yang harus bertanggung jawab atas sampah di desanya, desa wajib membangun 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” pungkasnya
21/09/2023.

(TIM)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 55 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 105 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 90 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 76 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 443 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler