Home » Berita » Kepala BAPPEDA Membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting Kabupaten Labuhanbatu tahun 2022

Kepala BAPPEDA Membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting Kabupaten Labuhanbatu tahun 2022

Pirnas.com 14 Des 2022

PIRNAS.COM | LABUHANBATU – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti S.Sos,MM, membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Labuhanbatu di Aula Rapat Kantor Bappeda Labuhanbatu, Senin (13/12/2022).

Hobol mengatakan perangkat desa harus tetap solid melihat turun ke desa melihat apa penyebab terjadinya stunting.

“Kabupaten kita termasuk banyak kasus stunting, oleh sebab itu kita termasuk locus stunting. Upaya kita tentunya perencanaan kita, kalua bisa tidak banyak pertemuan, perbanak aksi ke lapangan, melihat kasus-kasus yang ada di Kabupaten Labuhanbatu,” ucapnya.

Hobol mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah menyelenggarakan Audit Kasus Stunting ini. Hasil audit ini akan dibahas di 2023 dan penyelesaiannya. Diharapkan semua menjalankan perannya masing masing. Kemudian akan diadakan perencanaan dan evaluasi.Hobol mengingatkan Pemkab Labuhanbatu hanya punya waktu 2 tahun lagi untuk target 2024 kasus stunting 14%, sedangkan sekarang berada di 27% .

“Ini yang perlu kita intervensi, karena dampaknya banyak sekali, terganggu perkembangan otak, kecerdasan berkurang, panca indra berkurang, akibat dari stunting. Dampak jangka panjangnya juga ada diabetes, akibat stunting bukan hanya jadi pendek saja,” jelasnya.

Hobol mengajak seluruh yang hadir untuk lakukan percepatan penurunan stunting. Sektor pertanian pangan, tentang bagaimana tingkat ketahanan pangan, sebagai landasan pengaturan gizi. Pendidikan PAUD untuk segi psikologi. Pekerjaan umu tentang masih banyak kawasan kumuh yang perlu diintervensi. RSUD memberdayaan masyarakat. PKK sebagai ujung tombak kepada desa, dan OPD lain yang terkait.

Sementara itu, Kepala DP2KB Hj. Mahrani SKM menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan audit stunting ini adalah untuk mengidentifikasi risiko terjadina stunting pada kelompok sasaran yakni calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca bersalin, dan balita. Kedua, mengetahui penyebab resiko terjadi stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan kasus serupa. Ketiga menganalisis faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita stunting sebagai upaa pencegahan, penanganan kasus, dan perbaikan tata laksana kasus serupa.

“Dalam audit ini juga ada rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan serta upaya yang harus dilakukan oleh para narasumber yang merupaka tim pakar,” jelas Mahrani.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah pakar bidang Obgyn dr. Tun Ali Ibrahim, SpOG., pakar bidang spesialis anak dr. Irania Thariaty Lubis, M.Ked, Ped, SP.A., pakar bidang gizi Bernike Doloksaribu, S.ST., M.Kes., dan pakar bidang psikologi Indrawaty Sinaga, M.Psi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh moderator dan pembahasan oleh Tim Pakar, kemudian diakhir dengan sesi tanya jawab sebelum ditutup oleh Kaban Bappeda.

Hadir dalam Audit Kasus Stunting ini Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Labuhanbatu, Tim Teknis Audit Kasus Stunting, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas PMD, perwakilan Dinas Kominfo, perwakilan RSUD, perwakilan Camat, perwakilan puskesmas, Satgas Stunting, dan para peserta lainnya.

(Hyt)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Dulunya Papan Rapuh Kini Halus dan Kokoh, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Masuki Tahap Pemlasteran Rumah Ibu Karmila

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 46 SOLOK — Progres pembangunan sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0309/Solok terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di lapangan. Setelah sebelumnya berhasil merampungkan pemasangan dinding batako, kini personel Satgas TMMD ke-130 langsung tancap gas memasuki tahap pemlasteran dinding pada …

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Bangun Fasilitas Air Bersih, Pengerjaan Capai Tahap Pengecoran Slof Bawah

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 37 SOLOK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0309/Solok terus menunjukkan progres yang signifikan di lapangan. Salah satu sasaran fisik prioritas yang digarap oleh Satgas TMMD adalah pembangunan fasilitas penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan fasilitas air bersih yang berlokasi di Jorong Guci IV, …

Tanamkan Cinta Tanah Air, Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Beri Wasbang Siswa SDN 01 Muaro Pingai

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 43 Di tengah Kesibukan melaksanakan tugas sebagai Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Serka Ashari Nursa, memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi SDN 01 Muaro Pingai, di Jorong Guci IV, Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Selasa 20 Oktober 2026. Serka Ashari Nursa mengatakan, pemberian materi Wasbang kepada siswa Sekolah Dasar ini …

GSN Pondok Sawit Polsek Kualuh Leidong Amankan 3 Pria dan Belasan Gram Sabu

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 148 LABURA,PIRNAS.COM– Personel Polsek Kualuh Leidong, Polres Labuhanbatu, berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar di Dusun Sei Sentang I, Desa Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Dalam operasi yang berlangsung pada Senin dini hari tersebut, petugas mengamankan tiga orang pria beserta barang bukti belasan …

Jenazah Bayi Ditahan 16 Jam Demi Biaya Administrasi, Jurnalis Gelar Aksi Solidaritas

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 130 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM — Sebuah tindakan yang dinilai tidak berprikemanusiaan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Jenazah bayi perempuan berusia 6 bulan bernama Nur Tata br Siregar dilaporkan sempat ditahan pihak rumah sakit selama kurang lebih 16 jam akibat keluarganya belum melunasi biaya administrasi sebesar Rp7,5 juta. Penahanan jenazah ini …

Tragedi RSUD Rantauprapat: Bayi Meninggal, Jenazah Ditahan 16 Jam karena Biaya

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 163 RANTAUPRAPAT, PIRNAS.COM – Potret buram pelayanan kesehatan kembali mencoreng institusi medis milik pemerintah Kabupaten. Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat diduga kuat menahan jenazah seorang bayi berusia 6 bulan bernama Tata, hanya karena orang tuanya yang miskin tidak mampu melunasi biaya administrasi sebesar Rp 7.495.770,-. Ironisnya, biaya fantastis mendekati Rp7,5 …

Kategori Terpopuler