- BeritaWarga Desak Polres Labuhanbatu dan Intel pom Serta Intel korem 022 PT juga Intel Kodim 02/09 LB Resah Maraknya Peredaran Narkoba di desa janji Bilah Barat.
- LabuhanbatuSusilawati Ritonga Guru MIN 3 Labuhanbatu Gelar Makan Bersama Sambut Ramadan 2026
- BeritaTerduga Bandar Narkoba BW Libatkan Anak Kandung Bebas Edarkan Sabu, Polsek Panai Hilir Diuji Nyali
- BeritaPolres Labuhanbatu Gelar Press Release Ungkap Kasus Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai 7,4 Milliar Rupiah
- BeritaPaman Diduga Tusuk Keponakan di Gunting Saga, Korban Tewas Usai Dilarikan ke RSUD
- BeritaPolsek NA IX-X Kembali Ungkap Penyalahgunaan Narkoba di Wilkumnya
- BeritaDialog Kebudayaan, Bupati Labuhanbatu Berharap Budaya Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan
- BeritaDirtek Poslab Labuhanbatu : Adriansyah, Hidayat, dan Andre: Trio Pelatih yang Siapkan Poslab Labuhanbatu di Liga 4 Sumut
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu di Bilah Barat

Gelar Baksos, Bupati Eddy Bersama Dekranasda Dairi Tanam 1000 Pohon
PIRNAS.COM | DAIRI – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi oleh Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menggelar kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon dalam acara yang bertajuk ‘Gerakan Dairi Hijau’ di Kecamatan Silahisabungan, Jumat (24/07/2020).
Penanaman pohon ini digelar untuk mewujudkan Dairi yang asri dan juga hijau, sembari menjawab persoalan yang dihadapi para penenun Ulos Silalahi yang saat ini sangat bergantung pada tumbuhan dan tanaman endemik yang tumbuh di tanah Silahisabungan sebagai bahan dasar pewarna alami untuk pewarna benang bahan pembuat Ulos Tenun Silalahi.
Beberapa rangkaian kegiatan Gerakan Dairi Hijau ini yang digelar selain penanaman pohon juga digelar bersih-bersih pantai yang merupakan tempat wisata yang ada di Kecamatan Silahisabungan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi.
Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu dalam sambutannya menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini dilakukan atas respon dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Dairi, untuk menunjang kegiatan para Penenun Ulos Silalahi yang ada di Kecamatan Silahisabungan. Menurutnya, para penenun dalam melakukan kegiatan tenun Ulos saat ini sangat membutuhkan berbagai tumbuhan endemik yang ada di Kecamatan Silalahi yang mulai langka ditemukan oleh para penenun sebagai bahan baku pewarna alami, untuk pembuatan Ulos Silalahi. Selain itu untuk mendukung kelestarian alam di tempat Wisata Tao Silalahi agar tetap asri dan lestari serta menjaga keseimbangan alam di tempat wisata sekitar pantai Tao Silalahi.
Menurut Ny Romy Mariani Eddy Berutu, dukungan penuh dari pemerintah daerah Kabupaten Daerah diharapkan semakin memotivasi para pengrajin Ulos yang ada di Silalahi dan para pelaku usaha produk ramah lingkungan lainnya, terlebih Geosite Silahisabungan sudah menjadi bagian dari Geopark Kaldera Danau Toba yang telah diakui oleh Unesco atau diakui Dunia sehingga harus mendapatkan perhatian khusus dari para pemangku kepentingan sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan di tanah Silahisabungan. Untuk itu diperlukan pelestarian sejarah, culture, budaya dan keberagaman hayati yang ada di Silahisabungan ini.
Masih menurut Ny. Romy Mariani Eddy Berutu bahwa tidak semua daerah di sekitar Danau Toba memiliki penenun Ulos seperti yang dimiliki oleh Silahisabungan. Ulos Silalahi ini merupakan satu kultur budaya yang harus dipertahankan dan dilestarikan, karena hasil produk Ulos oleh para Penenun Silalahi memiliki ciri khas dan keunggulan tersendiri. Namun, para penenun saat ini kesulitan menemukan tumbuh-tumbuhan di hutan Silahisabungan yang bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk pewarna benang tenun Ulos Silalahi, sehingga penenun tidak lagi menggunakan pewarna bahan kimia yang bisa menyebabkan polusi lingkungan disekitar Tao Silalahi.
“Sehingga kita berinisiatif melakukan Gerakan Dairi Hijau dan saat ini melakukan penanaman hampir 2.000 bibit pohon dengan berbagai jenis tumbuhan diantaranya tayom sebagai bahan pewarna untuk warna biru, pohon buah mengkudu untuk pewarna merah, pohon jengkol untuk pewarna coklat, pohon ketapang dimana daunnya untuk bahan pewarna yang menghasilkan warna kuning atau coklat muda,” terang Romy Mariani.
Dalam sambutan itu, Romy Mariani juga menyampaikan dirinya sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi sangat menginginkan Tenun Silalahi ini lebih terkenal lagi, tidak hanya dikenal di tingkat Nasional namun bisa sampai dikenal di Luar Negeri, karena program eco fashion Ulos Silalahi yang sedang dikembangkan yakni fashion yang ramah lingkungan bisa menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu industri yang menjanjikan.
“Jangan sampai tenun Ulos Silalahi ini tidak berkelanjutan, dan generasi muda bisa melihat ini sebagai peluang di masa depan. Untuk itu, tugas kita ke depan, mari kita lestarikan culture budaya yang kaya ini kepada generasi muda untuk melanjutkan dan melestarikan kerajinan unggulan Tenun Silalahi ini, karena untuk memberikan pembelajaran tenun Ulos ini hanya bisa dilakukan di lingkungan dan di kawasan yang memiliki lingkungan para penenun,” pungkas Romy Mariani.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu dalam kesempatan yang sama yang memberikan sambutan di acara itu menyampaikan bumi ini bukan untuk hari ini dan bukan untuk kita yang ada saat ini, namun Bumi ini harus kita wariskan ke generasi anak cucu kita, sehingga kita harus menjaga dan merawatnya. Oleh karena itu, tanggung jawab ini harus kita emban dan ini menjadi tugas kita bersama, pohon tidak bisa hilang dan keseimbangan harus dijaga.
“Selain itu, kita harus memanfaatkan alam ini diantaranya pohon-pohon endemik yang ada di Silahisabungan, diantaranya sebagai bahan pewarna yang dimanfaatkan oleh para Penenun Ulos Silalahi yang ada di Silahisabungan,” Ujar Bupati Eddy Berutu.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan saat ini para penenun Ulos Silalahi di Kecamatan Silahisabungan sudah siap dan produknya sudah bagus, terlebih dengan penerapan Eco Fashion yang ramah lingkungan dengan penerapan bahan pewarna Alami. Tinggal bagaimana caranya sebelum wisatawan datang dan sebelum tempat wisata di Kecamatan Silahisabungan yakni tempat wisata Tao Silalahi ini buka di era New Normal Covid-19 nanti, ulos-ulos ini sudah populer dan terus dipromosikan hingga dikenal oleh orang-orang diluar Dairi, sehingga saat tempat wisata Tao Silalahi buka, para wisatawan akan mengincar Ulos Tenun milik penenun Silalahi yang tentu memberi dampak ekonomis yang luar biasa.
“Saya titipkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi agar terus mempromosikan hasil tenun Ulos Silalahi, meski tempat wisata ini belum buka dengan menjual secara online dan lain sebagainya,” ujar Bupati Eddy Berutu.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan, selain kegiatan penanaman pohon yang dilakukan saat ini untuk menjaga keseimbangan alam yang ada di lokasi wisata Tao Silalahi ini dengan Gerakan Dairi Hijau, setiap Dinas terkait juga sudah harus memikirkan berbagai persiapan menjelang dibukanya tempat wisata yang ada di Tao Silalahi.
“Dinas Pemdes juga harus memikirkan pembentukan BUMDES yang memberdayakan masyarakat baik penenun dan juga pelaku usaha di sekitar lokasi wisata Tao Silalahi, begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup, agar sebelum tempat wisata ini buka harus dilakukan gerakan bersih-bersih di sekitar Pantai Tao Silalahi baik dengan gotong royong dan juga melibatkan pihak Kecamatan dan juga aparat desa sehingga turis yang datang dapat nyaman, dan ekosistem yang ada di tempat wisata Pantai Tao Silalahi tetap terjaga dan tidak rusak,” pungkas Bupati Dairi, Eddy Berutu.
Dalam acara penanaman 1000 pohon ini, tampak Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu langsung terlibat melakukan penanaman pohon yang berlokasi di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan. Usai menanam, tampak Bupati Dairi, Eddy Berutu memanjatkan doa agar tumbuhan yang ditanamnya bisa bertumbuh dengan baik.
Salah satu penenun, Pretty Purba yang ditemui di lokasi kegiatan mengaku sangat senang atas program penanaman 1000 pohon yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Dairi. Terlebih semuanya bibit pohon yang ditanam merupakan jenis-jenis pohon yang bisa digunakan sebagai bahan pewarna alami untuk pembuatan Ulos Silalahi yang digelutinya.
“Selama ini kita kesulitan mencari tanaman-tanaman tersebut karena sudah mulai langka. Kadang ibu-ibu penenun harus ke tengah hutan dan ke gunung sekitar silalahi untuk mencari tumbuh-tumbuhan tersebut, saat ini kita tinggal menunggu tanam ini tumbuh dan hasilnya bisa dimanfaatkan para penenun yang ada di desa kami,” ujar Pretty Purba.
Selain dihadiri langsung oleh Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu dan Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu, tampak berbagai peserta yang hadir dalam acara kegiatan tersebut diantaranya Anggota TP PKK Kecamatan Silahisabungan, Anggota Dekranasda Dairi, Para Penenun Ulos Silalahi, Aliansi Perempuan Perubahan, Komunitas Panjat Crew, unsur TNI dan Polri, Tokoh Adat Silahisabungan dan para Kepala OPD terkait.
(PATAR SINAMO)
Hidayat Chan
25 Jan 2026
Post Views: 335 PIRNAS.COM|Labuhanbatu -PS KORPRI Labuhanbatu sukses meraih kemenangan meyakinkan usai menaklukkan HRS FC dengan skor 2–0 pada laga Turnamen Sepak Bola Ramadhan Cup 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Binaraga Rantauprapat, Minggu (25/01). Sejak peluit awal dibunyikan, laga berlangsung sengit dan kompetitif. PS KORPRI Labuhanbatu yang diketuai Irwanda Lubis tampil dominan dengan permainan …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 30 PIRNAS.COM|LABUHANBATU-Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Republik Indonesia Kantor Wilayah Sumatera Utara menggelar rapat identifikasi dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (23/01). Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sumatera Utara, Dr. Flora Nainggolan, dan dihadiri oleh Kepala Bagian …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 30 PIRNAS.COM|Labuhanbatu– Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Labuhanbatu sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam penataan aset dan penyelesaian konflik agraria di wilayah kabupaten Labuhanbatu. Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Bupati Labuhanbatu jalan SM Raja Rantauprapat, Jum’at 23/1/2026 ini dihadiri oleh unsur pimpinan Forkopimda, …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 345 PIRNAS.COM|Labuhanbatu -Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses I DPRD Labuhanbatu Masa Persidangan I Tahun Persidangan II 2025. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sidang DPRD Labuhanbatu, Jalan SM. Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Jumat (23/1/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, H. Andi …
Hidayat Chan
20 Jan 2026
Post Views: 465 PIRNAS.COM|Labuhanbatu– Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berupaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian dan pengawasan, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) MBG, menggelar rapat evaluasi bersama para pengelola dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi …
Hidayat Chan
19 Jan 2026
Post Views: 492 PIRNAS.COM|LABUHANBATU-Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., direncanakan menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tahun 2026, pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026 mendatang. Ketetapan itu tertuang dalam Berita Acara Anugerah Kebudayaan PWI Pusat : Kategori Bupati/Walikota Pada …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.