- BeritaBupati Labuhanbatu Bahas Sinergi Ekonomi Daerah dalam Kunker Komisi II DPR RI ke Bank Sumut
- BeritaMulai 2026, LPG 3 Kg Berlaku Satu Harga Nasional, Begini Skemanya
- BeritaKejar WTP, Bupati Labuhanbatu Serahkan Laporan Keuangan ke BPK Sumut
- BeritaResah! Warga Perumahan Indah Mestika Keluhkan Dugaan Markas Narkoba di Danau Bale C, Polisi Diminta Segera Bertindak
- BeritaSarat Kepentingan, Penunjukan Plt Kades di Labuhanbatu Dianggap Kangkangi PP
- BeritaDugaan Pembiaran Bandar Narkoba di Panai Tengah, Sosok Irfan Alias Ifan Masih Melenggang Bebas
- BeritaPolsek Kualuh Hulu Berhasil Ungkap Penyalahgunaan Narkoba AP alias Pebri Turut Diamankan
- BeritaWakil Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2025 Pada Rapat Sidang Paripurna DPRD Labuhanbatu
- BeritaUKI Di Sinyalir Pengendali Peredaran Narkoba di Lorong II Aek Kanopan Timur GSN Hanya Mainan Baginya

Gelar Baksos, Bupati Eddy Bersama Dekranasda Dairi Tanam 1000 Pohon
PIRNAS.COM | DAIRI – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi oleh Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menggelar kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon dalam acara yang bertajuk ‘Gerakan Dairi Hijau’ di Kecamatan Silahisabungan, Jumat (24/07/2020).
Penanaman pohon ini digelar untuk mewujudkan Dairi yang asri dan juga hijau, sembari menjawab persoalan yang dihadapi para penenun Ulos Silalahi yang saat ini sangat bergantung pada tumbuhan dan tanaman endemik yang tumbuh di tanah Silahisabungan sebagai bahan dasar pewarna alami untuk pewarna benang bahan pembuat Ulos Tenun Silalahi.
Beberapa rangkaian kegiatan Gerakan Dairi Hijau ini yang digelar selain penanaman pohon juga digelar bersih-bersih pantai yang merupakan tempat wisata yang ada di Kecamatan Silahisabungan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi.
Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu dalam sambutannya menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini dilakukan atas respon dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Dairi, untuk menunjang kegiatan para Penenun Ulos Silalahi yang ada di Kecamatan Silahisabungan. Menurutnya, para penenun dalam melakukan kegiatan tenun Ulos saat ini sangat membutuhkan berbagai tumbuhan endemik yang ada di Kecamatan Silalahi yang mulai langka ditemukan oleh para penenun sebagai bahan baku pewarna alami, untuk pembuatan Ulos Silalahi. Selain itu untuk mendukung kelestarian alam di tempat Wisata Tao Silalahi agar tetap asri dan lestari serta menjaga keseimbangan alam di tempat wisata sekitar pantai Tao Silalahi.
Menurut Ny Romy Mariani Eddy Berutu, dukungan penuh dari pemerintah daerah Kabupaten Daerah diharapkan semakin memotivasi para pengrajin Ulos yang ada di Silalahi dan para pelaku usaha produk ramah lingkungan lainnya, terlebih Geosite Silahisabungan sudah menjadi bagian dari Geopark Kaldera Danau Toba yang telah diakui oleh Unesco atau diakui Dunia sehingga harus mendapatkan perhatian khusus dari para pemangku kepentingan sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan di tanah Silahisabungan. Untuk itu diperlukan pelestarian sejarah, culture, budaya dan keberagaman hayati yang ada di Silahisabungan ini.
Masih menurut Ny. Romy Mariani Eddy Berutu bahwa tidak semua daerah di sekitar Danau Toba memiliki penenun Ulos seperti yang dimiliki oleh Silahisabungan. Ulos Silalahi ini merupakan satu kultur budaya yang harus dipertahankan dan dilestarikan, karena hasil produk Ulos oleh para Penenun Silalahi memiliki ciri khas dan keunggulan tersendiri. Namun, para penenun saat ini kesulitan menemukan tumbuh-tumbuhan di hutan Silahisabungan yang bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk pewarna benang tenun Ulos Silalahi, sehingga penenun tidak lagi menggunakan pewarna bahan kimia yang bisa menyebabkan polusi lingkungan disekitar Tao Silalahi.
“Sehingga kita berinisiatif melakukan Gerakan Dairi Hijau dan saat ini melakukan penanaman hampir 2.000 bibit pohon dengan berbagai jenis tumbuhan diantaranya tayom sebagai bahan pewarna untuk warna biru, pohon buah mengkudu untuk pewarna merah, pohon jengkol untuk pewarna coklat, pohon ketapang dimana daunnya untuk bahan pewarna yang menghasilkan warna kuning atau coklat muda,” terang Romy Mariani.
Dalam sambutan itu, Romy Mariani juga menyampaikan dirinya sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi sangat menginginkan Tenun Silalahi ini lebih terkenal lagi, tidak hanya dikenal di tingkat Nasional namun bisa sampai dikenal di Luar Negeri, karena program eco fashion Ulos Silalahi yang sedang dikembangkan yakni fashion yang ramah lingkungan bisa menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu industri yang menjanjikan.
“Jangan sampai tenun Ulos Silalahi ini tidak berkelanjutan, dan generasi muda bisa melihat ini sebagai peluang di masa depan. Untuk itu, tugas kita ke depan, mari kita lestarikan culture budaya yang kaya ini kepada generasi muda untuk melanjutkan dan melestarikan kerajinan unggulan Tenun Silalahi ini, karena untuk memberikan pembelajaran tenun Ulos ini hanya bisa dilakukan di lingkungan dan di kawasan yang memiliki lingkungan para penenun,” pungkas Romy Mariani.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu dalam kesempatan yang sama yang memberikan sambutan di acara itu menyampaikan bumi ini bukan untuk hari ini dan bukan untuk kita yang ada saat ini, namun Bumi ini harus kita wariskan ke generasi anak cucu kita, sehingga kita harus menjaga dan merawatnya. Oleh karena itu, tanggung jawab ini harus kita emban dan ini menjadi tugas kita bersama, pohon tidak bisa hilang dan keseimbangan harus dijaga.
“Selain itu, kita harus memanfaatkan alam ini diantaranya pohon-pohon endemik yang ada di Silahisabungan, diantaranya sebagai bahan pewarna yang dimanfaatkan oleh para Penenun Ulos Silalahi yang ada di Silahisabungan,” Ujar Bupati Eddy Berutu.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan saat ini para penenun Ulos Silalahi di Kecamatan Silahisabungan sudah siap dan produknya sudah bagus, terlebih dengan penerapan Eco Fashion yang ramah lingkungan dengan penerapan bahan pewarna Alami. Tinggal bagaimana caranya sebelum wisatawan datang dan sebelum tempat wisata di Kecamatan Silahisabungan yakni tempat wisata Tao Silalahi ini buka di era New Normal Covid-19 nanti, ulos-ulos ini sudah populer dan terus dipromosikan hingga dikenal oleh orang-orang diluar Dairi, sehingga saat tempat wisata Tao Silalahi buka, para wisatawan akan mengincar Ulos Tenun milik penenun Silalahi yang tentu memberi dampak ekonomis yang luar biasa.
“Saya titipkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi agar terus mempromosikan hasil tenun Ulos Silalahi, meski tempat wisata ini belum buka dengan menjual secara online dan lain sebagainya,” ujar Bupati Eddy Berutu.
Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan, selain kegiatan penanaman pohon yang dilakukan saat ini untuk menjaga keseimbangan alam yang ada di lokasi wisata Tao Silalahi ini dengan Gerakan Dairi Hijau, setiap Dinas terkait juga sudah harus memikirkan berbagai persiapan menjelang dibukanya tempat wisata yang ada di Tao Silalahi.
“Dinas Pemdes juga harus memikirkan pembentukan BUMDES yang memberdayakan masyarakat baik penenun dan juga pelaku usaha di sekitar lokasi wisata Tao Silalahi, begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup, agar sebelum tempat wisata ini buka harus dilakukan gerakan bersih-bersih di sekitar Pantai Tao Silalahi baik dengan gotong royong dan juga melibatkan pihak Kecamatan dan juga aparat desa sehingga turis yang datang dapat nyaman, dan ekosistem yang ada di tempat wisata Pantai Tao Silalahi tetap terjaga dan tidak rusak,” pungkas Bupati Dairi, Eddy Berutu.
Dalam acara penanaman 1000 pohon ini, tampak Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu langsung terlibat melakukan penanaman pohon yang berlokasi di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan. Usai menanam, tampak Bupati Dairi, Eddy Berutu memanjatkan doa agar tumbuhan yang ditanamnya bisa bertumbuh dengan baik.
Salah satu penenun, Pretty Purba yang ditemui di lokasi kegiatan mengaku sangat senang atas program penanaman 1000 pohon yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Dairi. Terlebih semuanya bibit pohon yang ditanam merupakan jenis-jenis pohon yang bisa digunakan sebagai bahan pewarna alami untuk pembuatan Ulos Silalahi yang digelutinya.
“Selama ini kita kesulitan mencari tanaman-tanaman tersebut karena sudah mulai langka. Kadang ibu-ibu penenun harus ke tengah hutan dan ke gunung sekitar silalahi untuk mencari tumbuh-tumbuhan tersebut, saat ini kita tinggal menunggu tanam ini tumbuh dan hasilnya bisa dimanfaatkan para penenun yang ada di desa kami,” ujar Pretty Purba.
Selain dihadiri langsung oleh Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu dan Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu, tampak berbagai peserta yang hadir dalam acara kegiatan tersebut diantaranya Anggota TP PKK Kecamatan Silahisabungan, Anggota Dekranasda Dairi, Para Penenun Ulos Silalahi, Aliansi Perempuan Perubahan, Komunitas Panjat Crew, unsur TNI dan Polri, Tokoh Adat Silahisabungan dan para Kepala OPD terkait.
(PATAR SINAMO)
Hidayat Chan
01 Apr 2026
Post Views: 6 MEDAN,PIRNAS.COM -Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, didampingi Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, menyerahkan Laporan Keuangan Daerah kepada Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Propinsi Sumatera Utara. Laporan tersebut diterima langsung oleh Kepala BPK RI perwakilan provinsi Sumatra Utara Paula Henri Simatupang,SE,MSi, di ruang auditorium gedung BPK Sumut jalan imam Bonjol No. …
Hidayat Chan
30 Mar 2026
Post Views: 17 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, S.T., menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Senin (30/03/2026). Sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Arjan Priadi Ritonga, didampingi Wakil Ketua DPRD H. Andi Suhaimi Dalimunthe dan Saptono. Turut hadir para …
Hidayat Chan
26 Mar 2026
Post Views: 273 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Mas’ud, anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dari Fraksi Gerindra, dirumah duka jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Labuhanbatu Bilik, Kecamatan Panai Tengah , Kamis 26/3/2026. Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi …
Hidayat Chan
21 Mar 2026
Post Views: 253 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.K.M, bersama Wakil Bupati H.Jamri ST, melaksanakan Shalat Idul fitri 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Ikhlas, Ujung Bandar, pada Sabtu 21/3/2026 yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah turut memadati masjid sejak pagi hari untuk melaksanakan Shalat Ied berjamaah. Suasana …
Hidayat Chan
21 Mar 2026
Post Views: 486 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyelenggarakan kegiatan Open House dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi, pada Sabtu (21/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita., Sp.OG., MKM., didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri., ST., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe. Pelaksanaan …
Hidayat Chan
16 Mar 2026
Post Views: 300 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyiapkan dua opsi lokasi untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahap tiga di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pertahanan serta pembangunan wilayah melalui program TNI. Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, pada rapat koordinasi yang di gelar di …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.