Home » Daerah » Hagia Sophia Di Turki Diusulkan Menjadi Rumah Ibadah Bagi Muslim Dan Kristen

Hagia Sophia Di Turki Diusulkan Menjadi Rumah Ibadah Bagi Muslim Dan Kristen

Pirnas.com 21 Jun 2020

PIRNAS.COM | ISTANBUL-TURKI-  Perdebatan seputar status Hagia Sophia kembali mencuat. Museum yang awalnya dibangun sebagai gereja sebelum diubah menjadi masjid oleh Kesultanan Utsmaniyah itu, kembali jadi tema panas yang menyeruak ke tengah pergulatan antara kelompok konservatif dan pegiat toleransi.

Kini Patriark Konstantinopel dari Gereja Apostolik Armenia, Sahag II. Mashialan, mengusulkan agar umat Muslim dan Kristen diberikan kesempatan yang sama untuk beribadah di sana.

Menurut pemimpin spiritual umat Kristen Armenia di Turki itu, Hagia Sophia memiliki ruangan yang “cukup luas” untuk menampung kedua umat beragama. “Mari kita jadikan ini sebagai simbol perdamaian bagi kemanusiaan,” tulisnya lewat Twitter.

Namun berbeda dengan kelompok oposisi yang ingin mempertahankan status museum, Mashialan menilai “doa dan shalat lebih cocok untuk Hagia Sophia ketimbang turis-turis yang berlarian untuk membidik foto.”

Kisruh teranyar berawal Mei silam saat pemerintah mengizinkan lafal Alquran surat al-Fath dikumandangkan di dalam Hagia Sophia untuk memperingati pendudukan Konstantinopel oleh tentara Utsmaniyah, 567 tahun lalu.

Usulan tersebut sebelumnya sudah dikampanyekan oleh organisasi konservatif Islam, Serikat Pegawai Yayasan Keagamaan (Diyanet Bir-Sen).

Partai pemerintah, AKP, juga sudah sejak lama melobi, agar status Hagia Sophia diubah menjadi masjid. Pada 2015 silam, pemerintah Turki menggelar acara keagamaan di Hagia Sophia, yang pertama sejak 80 tahun terakhir.

Hagia Sophia yang berarti “Kearifan Suci” dalam bahasa Yunani itu dibangun oleh Kekaisaran Byzantium sebagai gereja terbesar di dunia saat itu. Namun statusnya diubah Utsmaniyah menjadi masjid usai pendudukan Konstantinopel, dan berujung menjadi sebuah museum atas desakan Mustafa Kemal Ataturk pada 1935.

Pada 2019 Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan “adalah sebuah kesalahan besar mengubah (Hagia Sohpia) menjadi museum”. Dia pun berjanji akan mengembalikan fungsi bangunan bersejarah tersebut sebagai masjid.

Saat ini status Hagia Sophia bergantung pada keputusan Dantay, pengadilan administrasi tertinggi di Turki, yang bakal diumumkan 2 Juli mendatang. Tarik ulur seputar Hagia Sophia juga mulai merambah ke ranah diplomasi.

Lembaga fatwa al-Azhar, Dar al-Ifta, Minggu (10/6) mengritik Presiden Erdogan ingin menggunakan agama untuk memperluas “ambisi kolonialnya” di luar negeri.

“Hagia Sophia dibangun sebagai gereja pada tahun 537 dan bertahan selama 916 tahun sebelum Utsmaniyah menduduki Istanbul pada tahun 1453,” tulis para ulama dalam fatwanya seperti dilansir Al-Jazeera.

Yunani termasuk yang paling vokal menyuarakan kritik terhadap rencana Erdogan perihal Hagia Sophia. Bangunan bersejarah itu sempat menjadi pusat Gereja Ortodoks Yunani. Gereja Ortodoks Rusia juga mewanti-wanti, langkah itu akan memicu ketegangan agama.

Namun pemerintah di Ankara bersikeras, isu tersebut merupakan masalah “kedaulatan nasional” milik Turki. “Kasus ini tentu bukan isu internasional,” kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

Dia mengeluhkan adanya “lingkaran tertentu yang melawan Turki dan tidak bisa mengerti siapa yang memiliki Hagia Sophia, atau bahkan Istanbul, 567 tahun setelah perebutan kembali,” oleh Ustmaniyah, imbuhnya. “Apa yang penting adalah apa yang diinginkan rakyat Turki”, pungkas menlu Cavusoglu.

(deutsche welle/Jeans h/m11)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 39 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 84 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 76 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 433 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler