- BeritaGrand Opening Toko Pupuk Mandiri Tani di Cikampak, Hadirkan Pilihan Kebutuhan Pupuk bagi Petani
- BeritaBupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat
- BeritaSemarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai
- BeritaBerondolan Sawit Berujung Luka Tembak, Oknum Polisi di Perkebunan Milano Labuhanbatu Jadi Sorotan Warga
- BeritaArogansi Oknum Satpam RSUD Rantauprapat: Halangi Wartawan Cari Informasi, Manajemen Malah Bungkam!
- BeritaSatresnarkoba Tangkap Pemilik 1,46 Gram Sabu di Bilah Hulu Labuhanbatu
- BeritaTak Beri Ampun! Usai Tangkap 3 Pelaku, Satres Narkoba dan BNNK Bakar Habis Pondok
- BeritaBupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu GSN di Kampung Jawa, Warga Beri Apresiasi

Aksi Demo Warga Mempertahankan Tempat Tinggalnya di Lahan PTP2 Helvet
PIRNAS.COM | MEDAN UTARA – Warga masyarakat yang sudah 20 tahun tinggal ditanah garapan lahan PTP2 di daerah pasar IV sampai pasar XI Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang melakukan aksi demo untuk tetap bisa bertahan dan tinggal di lahan garapan PTPN2. Aksi demo tersebut dilakukan ribuan warga ditanah garapan pasar 10 Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Jum’at (05/06/2020).
Warga yang melakukan aksi demo tersebut selama ini telah lama menguasai lahan garapan itu sejak 20 tahun silam dan mereka bertahan di lahan garapan PTPN2 itu dilakukan karena pihak perusahaan akan melakukan penggusuran dan pembersihan terhadap ribuan warga yang tinggal disitu.
Ketua kelompok Tani Maju Lestari Indonesia, Semangat Baru Mangapul Siregar menyebutkan, tidak ada hak PTPN2 untuk menggusur atau menguasai lahan tersebut, karena lahan itu sudah lama tak dipakai lagi sama pihak perkebunan dan warga pun sudah 20 tahun tinggal dilahan tersebut. Apalagi surat keterangan HGU No. 111 yang selama ini sebagai alasan untuk menguasai lahan tersebut dinilai cacat hukum, apalagi PTPN2 tidak bisa memperlihatkan surat HGU No. 111 tersebut pada warga.
Mulai dari pasar IV sampai pasar XI, lahan itu adalah milik masyarakat dan diusahai sejak tahun 2000. Tiba-tiba saja pihak PTPN 2 memasang spanduk mengklaim areal tersebut adalah milik negara.
“Sudah lama lahan ini jadi lahan mati karena tak digunakan lagi oleh pihak perkebunan, karena lahan ini sudah lama tidak produktif, jadi lahan ini digaraplah sama warga, sudah 20 tahun ini lahan itu adem-adem saja, kok sekarang baru sibuk mau diambil lagi sama pihak kebun, lagi pula lahan itu bukan milik PTPN2, melainkan milik Tuhan dan dikuasai oleh rakyat. HGU No. 111 yang dikatakan pihak kebun diduga cacat hukum”, ucap Mangapul pada awak media.
“Apalagi pihak kebun tidak bisa memperlihatkan surat asli HGU No. 111 itu, mereka hanya cuma cakap-cakap aja dan menakuti warga”, tutur Ketua Kelompok itu, didampingi sekretaris kelompok tani, Jack Situmorang dan Marlidon Nababan.
Mangapul Siregar menjelaskan, sebelum adanya rencana penggusuran terhadap warga yang tergabung dalam kelompok tani, ada 2 kali pertemuan antara pihak PTPN2. Pertama, pertemuan dengan masyarakat dari kelompok tani di aula Polres Pelabuhan Belawan beberapa hari yang lalu dan pertemuan kedua pihak PTP2 tidak bisa memperlihatkan surat HGU No. 111.
“Kami jadi meragukan dan menilai surat HGU No. 111 itu cacat hukum, masak pihak kebun tidak bisa perlihatkan surat-surat aslinya, berartikan cakap-cakap saja pembuktiannya”, kata Mangapul.
Mangapul menyebutkan, sejak tahun 2000 masyarakat sudah menguasai lahan tersebut untuk bercocok tanam dan berjalan aman tanpa ada gangguan. Pada tahun 2020 ini, tiba-tiba PTPN2 mau menggusur masyarakat.
“Selama ini sedikitnya 4000 kepala keluarga bercocok tanam di lahan ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya dan tidak pernah diganggu. Kok sekarang, tiba-tiba PTPN 2 datang dan mau menggusur masyarakat”, jelas Mangapul lagi.
4.000 kepala keluarga atau 6.000 jiwa akan tetap bertahan sekaligus mempertahankan lahan garapan tersebut. Selain mempertahankan lahan secara fisik, pihaknya juga akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.
“Kami akan tetap bertahan dan akan menempuh jalur hukum, kita lihat aja nanti akan kami lakukan gugatan ke PTUN Medan”, katanya lagi.
Mangapul mensinyalir ada keterlibatan mafia tanah dalam upaya penggusuran warga dan penggarap yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani tersebut.
“Kami menduga dibalik semua ini pasti ada keterlibatan mafia tanah dalam upaya penggusuran ini”, tutupnya.
Dalam aksi demo tersebut, ribuan warga terlihat memegang poster-poster yang berisikan penolakan penggusuran itu dan anehnya tak satu pun terlihat pihak perwakilan dari PTPN2 maupun aparat kepolisian, baik dari Polres Pelabuhan Belawan maupun dari Polsek Medan Labuhan dilokasi aksi warga tersebut.
(Zen/Her/Evi)
Hidayat Chan
13 Okt 2026
Post Views: 36 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …
Hidayat Chan
11 Okt 2026
Post Views: 89 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …
Hidayat Chan
09 Okt 2026
Post Views: 84 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …
Hidayat Chan
07 Okt 2026
Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …
Hidayat Chan
06 Okt 2026
Post Views: 76 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …
Hidayat Chan
02 Okt 2026
Post Views: 432 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.