Home » Daerah » Diiming-imingi Pria Paroh Baya Gadis Belia Ini Hingga Hamil Dan Melahirkan

Diiming-imingi Pria Paroh Baya Gadis Belia Ini Hingga Hamil Dan Melahirkan

Pirnas.com 03 Jun 2020

PIRNAS.COM | LABUHANBATU – Sungguh malang nasib anak gadis RantauPrapat ini. Kena iming-iming pria paroh baya hingga rela melepas kegadisannya.

Gadis belia ini mengungkapkan kesedihannya saat bertemu beberapa awak media di kediamannya, Selasa (02/06/2020) tentang na’as yang dideritanya akibat dihamili pria paruh baya warga Cut Nyak Dhien hingga melahirkan bayi perempuan.

Demikian diungkapkan Put (19) warga Rantau Selatan, setelah habis sholat maqhrib, putri menceritakan bagaimana awal pertemuannya dengan Min (45) yang memperdayanya hingga melepaskan pertahanan kegadisannya.

“Benar bang ini anak Min, sudah berusia 12 hari, dan biaya persalinannya pun masih utang bang,” sebut Put, sambil meneteskan air mata.

Menurut Put juga dirinya berani mengungkapkan ini setelah mengalami perjalanan panjang hubungannya dengan min, yang semula dikenalkan rekannya berinisial Ris (19), menjemputnya dari rumah kontrakan orang tuanya di bakaran batu, Rantau Selatan dan kemudian menjumpakan dirinya dengan Min, pada awal bulan Agustus 2019 lalu.

“Benar bang, saya dijemput rekan saya Ris kemudian di bawanya berkenalan dengan Min di salah satu Rumah Makan di HM Said Rantau Prapat, kemudiaan dengan mengiming imingi sesuatu, Min membawa saya ke salah satu Hotel di Labuhanbatu dan mencabuli saya,” sebut Put dengan wajah lesu dan sedih.

Put juga menambahkan, setelah beberapa waktu, min juga mengulangi aksinya mencabulinya, dengan memberi iming iming, hingga Put merasa tidak khawatir, namun tidak disangka setelah lima bulan Put pun menyadari jika dirinya hamil.

“Benar bang, saya dicabulinya berulangkali dengan iming iming sehingga tidak saya sadari saya sudah mengandung anaknya,” tambah Put.

Put menjelaskan, setelah hamil 5 bulan min pun membuat surat pertanggung jawabannya, sebagai bentuk pertanggung jawaban atas janin yang dikandung Put, namun setelah dua bulan perjanjian tersebut min menghindar sampai janin tersebut lahir di bulan Mey 2020 kemarin.

“Benar bang min tidak mau lagi berurusan sama saya katanya, biar pun uda di jemput sepupu saya min pun tidak mau, juga tentang biaya bersalin anak kami ini,” ungkap Put di kediamannya.

Dan ketika awak media ini mengkonfirmasi kuasa hukum dari terduga pelaku bejat ini, tidak bersedia memberi tanggapan dengan alasan masih ada urusan dan sudah sore.

Di tempat berbeda, Ketua LPA Azhar Harahap ST, mengatakan jika LPA Labuhanbatu siap mendampingi ibu korban dalam proses hukum hingga pengadilan untuk mendapatkan kepastian Hukum dan Haknya.

“Kami dari Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu, siap untuk mendampingi ibu korban dalam proses Hukum hingga ke pengadilan untuk mendapatkan kepastian Hukum,” sebut Ketua LPA di Ruang kerjanya Jl WR Supratman Rantau Utara.

(Hyt/Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 35 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 87 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 84 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 75 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 429 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler