Home » Daerah » UGM Lakukan Penelitian Exskavasi Arkeologi Di Situs Perbuan Mejan Marga Padang

UGM Lakukan Penelitian Exskavasi Arkeologi Di Situs Perbuan Mejan Marga Padang

Pirnas.com 21 Okt 2023

 

PIRNAS.COM | Pakpak Bharat – Tim Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyelenggarakan penelitian ekskavasi arkeologi di Situs Perabuen Mejan Padang, Jambu Bellang, Desa Siempat Rube II selama 15 hari sejak 9-24 Oktober 2023. Mimi Savitri selaku Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama Fakultas Ilmu Budaya UGM sekaligus koordinator tim ekskavasi arkeologi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ekskavasi ini untuk mengungkap kehidupan masyarakat Pakpak Bharat di masa lampau melalui tinggalan arkeologis yang ditinggalkan oleh leluhur Pakpak Bharat.

“Kami berharap dengan penelitian ini tidak hanya mengungkap misteri mejan Pakpak Bharat, tapi juga meneliti pendukung budaya mejan tersebut,” kata Mimi Savitri.
Selama sepuluh hari bekerja, tim berhasil menggali gundukan yang berada pada Situs Cagar Budaya Mejan/ Parabuen Marga Padang.

Hasil yang diperoleh dari penggalian ini berupa sekumpulan batu yang ditata melingkar dengan diameter 310 cm. Delapan pertulanen ditemukan di antara kumpulan batuan tersebut. Pada pertulanen atau tempat untuk abu jenazah tersebut ditemukan sisa-sisa pembakaran berupa serpihan tulang dan arang. Penggalian arkeologis dalam upaya mengungkap tatanan batu secara in situ (di dalam tanah) ini baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Pakpak Bharat dan berhasil mengungkap situs perabuen (perabuan red) yang masih asli karena masih berada di dalam gundukan tanah dan sampai saat ini belum terjamah oleh manusia masa kini.

Peninggalan arkeologis di Jambu Bellang, Desa Siempat Rube II kecamatan si empat Rube meliputi mejan, pangulubalang, parabuen serta fragmen keramik asing maupun gerabah lokal. Berdasarkan hasil survei dan ekskavasi arkeologi yang dilakukan oleh tim diketahui bahwa keramik asing yang telah dikenal oleh masyarakat Pakpak Bharat di masa lalu berasal dari Tiongkok, tepatnya Dinasti Sung (12-13 Masehi), Ming (14-16 Masehi), dan Qing Awal (16-17 Masehi). Selain keramik asing Tiongkok ditemukan pula keramik asing dari Vietnam (16 Masehi) dan Belanda. Keramik asing yang ditemukan itu meliputi piring, mangkuk, dan cawan. Hal itu menunjukkan bahwa masyarakat pendukung Mejan Pakpak Bharat telah menjalin kontak perdagangan dengan bangsa asing sejak abad ke-12 Masehi. Keramik asing tersebut diyakini sebagai komoditas dagang yang bernilai tinggi. Hanya orang-orang dengan tingkat ekonomi mapan saja yang dapat membeli dan menggunakan keramik dari luar negeri untuk kebutuhan sehari-hari maupun ritual yang terkait dengan perabuen.
“Penemuan keramik asing di Situs Perabuen Mejan Padang mengindikasikan bahwa leluhur orang-orang Pakpak Bharat adalah orang-orang yang sudah go internasional atau memiliki pergaulan yang luas dengan bangsa luar. Hal ini membuktikan bahwa orang Pakpak Bharat pada masa lalu sudah mendunia dan makmur secara ekonomi, suatu hal yang patut dibanggakan,” tegas Mimi Savitri.

Tim arkeologi FIB UGM dalam penelitian ini turut melibatkan masyarakat setempat sejak survei hingga ekskavasi. Adanya keterlibatan masyarakat ditujukan untuk memupuk rasa memiliki dan kesadaran atas benda cagar budaya yang merupakan warisan leluhurnya. Pada kesempatan penelitian ini, tim arkeologi FIB UGM juga memperhatikan lanskap Jambu Bellang untuk mengetahui bagaimana para leluhur menata pemukiman mereka sehingga aman ditempati. Wawancara kepada para tetua desa juga dilakukan untuk melengkapi pemahaman terkait dengan kehidupan Pakpak Bharat di masa lampau.

Ekskavasi arkeologi pertama ini dilakukan masih di Situs Perabuen Mejan Padang, Jambu Bellang, Desa Siempat Rube II, dengan banyak nya varian dan jumlah arkeologi yang menyebar di wilayah Pakpak Bharat, maka sangat penting untuk melakukan penelitian lanjutan yang telah direncanakan Tahun 2024 dengan lebih terstruktur mengingat topografi dan aksesibiltas lokasi mejan yang cukup ekstrem demi melestarikan dan melindungi kekayaan leluhur Suku Pakpak.
Anggota tim yang terlibat terdiri dari tiga orang dosen Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, UGM: Drs. Musadad, M.Hum; Dr. Tular Sudarmadi, M.A. dan Aditya Revianur, M.Hum. Mereka dibantu oleh dua orang freshgraduate Candrika Ilham Wijaya, S.Ark dan Syifa Oktavia S.Ark; serta dua mahasiswa arkeologi UGM Kyra dan Iqbal.

(Jaman Munthe)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Zaid Harahap: Setiap Tahun Desa Se-Kabupaten Labuhanbatu Mendapat Dukungan Dana 25 Miliyar

Hidayat Chan

23 Feb 2026

Post Views: 20 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Asisten III Zaid Harahap mengatakan, berdasarkan peraturan menteri keuangan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2026 tentang pengalokasian dana desa setiap desa tahun 2026 untuk kabupaten labuhanbatu mendapat dukungan dana desa sebesar 25 milyar rupiah. “ Dana tersebut diperuntukkan sebagai pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Asisten III. saat memimpin Apel gabungan kelompok …

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Hidayat Chan

22 Feb 2026

Post Views: 102 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menegaskan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Opening dan Bukber SPPG Sioldengan 3 yayasan Hasna Kuliner Putri di jalan Martinus Lubis Kelurahan Rantau Prapat,Minggu …

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Gelar Doa Bersama

Hidayat Chan

17 Feb 2026

Post Views: 352 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan Doa Bersama yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kompleks Rumah Dinas Bupati, Selasa malam (17/02). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus sebagai wujud kesiapan spiritual jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. Bupati Labuhanbatu dr.Hj. …

Peringatan Hari Pers Nasional Di Labuhanbatu Berlangsung Meriah, PWI Gandeng Forkopimda 

Hidayat Chan

17 Feb 2026

Post Views: 305 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Labuhanbatu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu ini menggandeng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Acara yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari …

Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Sejalan .

Hidayat Chan

16 Feb 2026

Post Views: 289 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja Rantauprapat, …

Jelang Ramadhan, Forkopimda Labuhanbatu Perkuat Sinergi Pastikan Kondisi Aman dan Kondusif

Hidayat Chan

16 Feb 2026

Post Views: 353 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di aula Mapolres Labuhanbatu, Senin 16/2/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di wilayah Labuhanbatu. Poin Utama Pengamanan Ramadhan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu …

Kategori Terpopuler