- BeritaMaraknya Peredaran Sabu Daerah Titi Panjang Negeri Lama di Duga FS Sebagai Pengendali Tidak Tersentuh Hukum
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu 1 Kilogram di Bilah Hulu
- BeritaIvan Lobe Diduga Pengendali Narkoba Di Labusel Kian Meresahkan, APH Tak Mampu Bertindak.
- LabuhanbatuRaehan Jaya Hadir Melayani Jasa Pembuatan Pintu Besi dan Kanopi di Labuhanbatu
- BeritaZaid Harahap: Setiap Tahun Desa Se-Kabupaten Labuhanbatu Mendapat Dukungan Dana 25 Miliyar
- BeritaLapor Pak Kapolsek Warga Sangat Resah Marak Peredaran Narkoba di Duga COI Leluasa Jalankan Bisnisnya
- BeritaBupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG
- BeritaAndi dan Safar Diduga Edarkan Sabu di Kuburan Kampung Padang, Warga Desak Aparat Bertindak
- BeritaBupati Labuhanbatu Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu di Rumah Dinas

Apabila LOCKDOWN Diterapkan, Akan Berdampak Positif Maupun Negatif Pada Masyarakat
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuhan Altermatif Indonesia (FKPPAI) Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Aceng Selamat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ki Ajeng yang juga pimpinan Padepokan Keluarga Besar Ki Ajeng memaparkan, Apabila LockDown diterapkan maka akan berdampak baik sisi positif maupun sisi negatifnya di tengah masyarakat, Hal tersebut disampaikan Ki Ajeng pada awak media Pirnas di Padepokannya, Jalan Veteran pasar 8 Kampung Banjar Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Senin (30/03/2020).
Ki Ajeng dalam paparannya menyebutkan, Ketika tindakan LOCKDOWN akan menjadi pilihan dan ini tentu akan mengakibatkan beberapa restriksi kegiatan yang akan membawa konsekuensi. Salah satunya dampak terhadap ekonomi yang tidak sedikit dan beberapa hal lain yang sangat krusial.
Bukan hanya untuk wilayah Jakarta, tetapi juga untuk perekonomian secara nasional dimana faktor utama adalah faktor ekonomi menjadi sangat penting. Dan tindakan Lockdown harus mempersiapkan adanya anggaran yang cukup, menjamin kemaslahatan masyarakat di wilayah yang akan di lockdown (isolasi) tersebut.
Untuk memutuskan suatu daerah dilakukan Lockdown yang berarti akan diberlakukan Isolasi di wilayah tersebut maka harus memikirkan bagaimana supporting growth, bahkan bagaimana, tentang tempat yang pemukimannya cukup padat sementara di Indonesia terutama di DKI Jakarta dan beberapa wilayah Indonesia banyak tempat tinggal penduduk yang sangat padat tempat tinggalnya dan bahkan sangat berhimpitan serta wilayah slum area tempat penduduk miskin dipinggir-pinggir rel kereta yang masih ada di negeri ini, sehingga hal ini akan berdampak bagaimana untuk menerapkan social distancing bukanlah hal yang mudah dan sederhana untuk dilakukan, serta bagaimana pemerintah Indonesia untuk menjamin ketersediaan bahan pokok serta menjamin aktivitas logistik berjalan lancar. aktivitas bisnis sebagian besar terjadi di Jakarta sehingga peredaran uangpun sebagian besar berada di Ibukota.
Jika lockdown terjadi, maka sentra bisnis bisa terganggu dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pun bisa terkena dampak paling parah. Hal ini bisa menimbulkan tingginya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Akibatnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa anjlok secara signifikan dan semakin memicu krisis ekonomi Indonesia melaju semakin cepat.
Ketika Indonesia pada akhirnya menerapkan lockdown akibat wabah virus corona (Covid-19), maka prediksi perekonomian akan berdampak buruk, khususnya sektor informal, akan kehilangan penghasilan. Sektor produksi akan terganggu karena banyak produk yang akan berkurang pasokannya, ini sungguh situasi yang tidak mudah untuk pemerintah untuk menanggung Rakyat miskin dan kesehariannya lebih banyak sebagai pedagang kecil dipinggir jalan sehingga berdampak sektor inipun kehilangan penghasilan hariannya.
Hal lain yang juga harus diperhatikan tatkala pemerintah memberlakukan penanggulangan virus corona harus direncanakan dengan matang, bagaimana rencana pemerintah daerah sekarang ini dalam misal salah satunya masalah hal transportasi publik, karena contoh saat ini walau telah dihimbau untuk mengurangi aktivitas, kendaraan publik dikurangi, namun kenyataannya masih banyak instansi pemerintah dan swasta perusahaannya masih tetap buka kantor, namun beberapa transportasi publik terhenti dan hal ini berdampak terjadi antrean panjang bagi yang harus tetap masuk kantor.
Hal yang tak kalah penting untuk masalah pasien yang positif terkena Corona Covid 19 dan ketika suatu wilayah tersebut dikunci seharusnya menyediakan layanan kesehatan yang mumpuni untuk pasien Covid-19 agar cepat pulih, sehingga fasilitas baik berupa infrastruktur, perlengkapan medis hingga tenaga kesehatan perlu dipersiapkan dengan serius.
Apabila Lockdown dilaksanakan harus diperhatikan kualitas layanan kesehatan untuk beberapa daerah di Indonesia masih belum merata.
Sebenarnya Lockdown pilihan yang sangat sulit dan menempatkan bahwa negeri ini harus lockdown, karena terkait banyak masalah manajemen dan wilayah Indonesia kondisinya tidak sama serta disparitasnyapun berbeda – beda.
Untuk kebutuhan dasar manusia yang wajib terpenuhi bila pemerintah melakukan lockdown artinya wilayah tersebut terisolasi dari segala hal sehingga suatu daerah harus sudah dipersiapkan dengan berdasarkan database penduduk yang akurat dan database penduduk miskin dan tidak mampu. Pemerintah wajib untuk bagaimana cara mengirimkan bahan pokok makanan ke setiap warga dari mulai data base setiap RT dan RW serta antisipasi fenomena panic buying yang harus dicegah, namun ternyata gejolak panic buying masyarakat belum dapat diantisipasi oleh pemerintah dan jajarannya. Ketika lockdown diumumkan, masyarakat yang panik akan menyerbu pusat perbelanjaan, bukan hanya makanan minuman yang akan diborong masyarakat, tetapi juga obat-obatan. Kenyataannya saat ini di beberapa wilayah telah terjadi panic buying dan pemerintah tidak memiliki kuasa untuk pencegahannya, dan hal ini menimbulkan kekhawatirkan masyarakat menengah ke bawah, dimana kemampuan untuk menimbun bahan pangan tidak sekuat kelas atas. Sehingga angka kemiskinan bisa naik, yang seharusnya ketersediaan bahan pokok harus dijamin dengan adil kepada seluruh Rakyat Indonesia, antisipasi situasi dengan situasi tersebut pemerintah setidaknya harus menyiapkan double stock bahan pokok selama masa lockdown dan pemerintah wajib antisipasi ketersedian barang harga kebutuhan pokok untuk masyarakat dengan harga tetap stabil.
Selain itu ada berbagai permasalahan yang dapat timbul dan memperburuk situasi di tengah lockdown, misalnya kesiapan suplai logistik dan pangan. Salah satu permasalahan krusial dari tindakan lockdown adalah memastikan kesiapan suplai bahan pangan dan kebutuhan lainnya. Sebagai ilustrasi bila lockdown diberlakukan di wilayah DKI Jakarta yang hampir sepenuhnya menggantungkan pasokan air minum dari luar daerah akan mengalami kelangkaan dan kenaikan harga. Keresahan sosial berpotensi muncul. Tekanan kenaikan harga pangan akan semakin kuat akibat sulitnya pasokan bahan baku. Terlebih jika lockdown dilakukan tanpa adanya persiapan yang cukup dengan persiapan prosedur yang jelas. Yang akan terjadi hanyalah kebingungan dan keresahan di masyarakat. Sepertinya pemerintah belum memiliki kesiapan terkait ketersediaan pangan jika lockdown dilakukan, bahkan bila hanya sebatas penutupan Ibukota Jakarta bagaimana dengan masalah sebagian besar kebutuhan pokok Jakarta disumbang daerah di luar Jakarta. Arus distribusi barang akan terganggu dan mengarah pada terjadinya kelangkaan bahan pokok khususnya jelang Ramadan.
Hal ini akan berujung pada kenaikan harga bahan pangan.
Sehingga bila lockdown dipaksakan dalam keadaan pemerintah tidak memiliki kesiapan terkait stok pangan, maka dipastikan akan berdampak terjadi kelaparan massal di Jabodetabek dan wilayah lainnya di Indonesia. Terlebih saat ini kondisi rantai pasok impor pangan sebagian akan terganggu.
Selanjutnya Pemerintah wajib meningkatkan keamanan, sebagai ilustrasi mencontoh dari negara-negara lain yang telah melakukan lockdown. Faktor keamanan adalah menjadi sangat penting. Selain mencegah tindak kejahatan, petugas keamanan juga perlu melakukan tindakan jika ada warga yang melanggar zona karantina, sebagai contoh di negara Malaysia Polisi melakukan patroli di sejumlah pusat perbelanjaan di Malaysia. Orang-orang yang melanggar karantina di Malaysia akan dihukum 2 tahun dan dikenakan denda 200 RM atau kurang lebih Rp 694 ribu setiap harinya. hukuman tersebut berlaku untuk pelanggar pertama dan kedua, dan bagi orang yang melanggar lebih dari dua kali maka hukumannya bisa mencapai 5 tahun. Peraturan hukuman karantina Malaysia tersebut tercantum pada UU Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di negara tsb.
Selanjutnya masalah sosialiasi apa saja yang harus dilakukan Penduduk saat diterapkan lockdown. Rakyat Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama. Sosialisasi soal bahaya Covid-19 yang efektif dan tepat sasaran perlu dilakukan, contoh, himbauan pemerintah untuk menerapkan social distancing, mulai dari menjaga jarak dengan orang yang sakit, bekerja di rumah dan semacamnya. Namun, himbauan ini dalam penerapannya di lapangan tampak belum efektif. Hal ini dapat disaksikan buktinya dari, masih ada pejabat yang liburan ke luar negeri. Kasus lain, sejumlah kelompok agama justru tetap mengadakan acara yang mengundang jemaah atau orang dalam jumlah besar.
Kondisi saat ini pemerintah nampak ragu untuk mengambil tindakan drastis mengatasi virus corona, dan belum memutuskan untuk melakukan lockdown, ini nampaknya disebabkan pemerintah menghadapi dilema antara fokus mengatasi virus corona covid 19 dengan upaya menyelamatkan perekonomian, dan pemerintah belum memiliki skenario menanganinya, karena yang sangat dikhawatirkan adalah ketika kebijakan lockdown akan dilakukan namun belum atau tanpa perencanaan dan dilakukan ketika korban corona sudah tidak tertanggulangi maka proses recovery-nya akan jauh lebih lama dan dampak negatifnya terhadap perekonomian justru akan jauh lebih besar.
Sehingga Pemerintah harus benar-benar mengkaji semua sisi skenarionya,
termasuk juga merencanakan antisipasi apabila dilakukan “lockdown” dampaknya bisa dipastikan akan signifikan, perekonomian seperti dimatikan. Semua ini harus diantisipasi dan disiapkan solusinya.
Kekhawatiran dengan penanganan virus corona saat ini nampaknya yang serba tanggung, dengan melihat kenyataannya telah terjadi lonjakan penderita yang pada akhirnya akan memaksa pemerintah melakukan lockdown.
Pertanyaannya, Apakah pemerintah saat ini sudah mempersiapkan kebijakan untuk kondisi terburuk dari semua dampak lockdown ?
(Zainal Abidin)
Hidayat Chan
23 Feb 2026
Post Views: 19 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Asisten III Zaid Harahap mengatakan, berdasarkan peraturan menteri keuangan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2026 tentang pengalokasian dana desa setiap desa tahun 2026 untuk kabupaten labuhanbatu mendapat dukungan dana desa sebesar 25 milyar rupiah. “ Dana tersebut diperuntukkan sebagai pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Asisten III. saat memimpin Apel gabungan kelompok …
Hidayat Chan
22 Feb 2026
Post Views: 101 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menegaskan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Opening dan Bukber SPPG Sioldengan 3 yayasan Hasna Kuliner Putri di jalan Martinus Lubis Kelurahan Rantau Prapat,Minggu …
Hidayat Chan
17 Feb 2026
Post Views: 351 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan Doa Bersama yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kompleks Rumah Dinas Bupati, Selasa malam (17/02). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus sebagai wujud kesiapan spiritual jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. Bupati Labuhanbatu dr.Hj. …
Hidayat Chan
17 Feb 2026
Post Views: 304 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Labuhanbatu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu ini menggandeng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Acara yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari …
Hidayat Chan
16 Feb 2026
Post Views: 288 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja Rantauprapat, …
Hidayat Chan
16 Feb 2026
Post Views: 352 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di aula Mapolres Labuhanbatu, Senin 16/2/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di wilayah Labuhanbatu. Poin Utama Pengamanan Ramadhan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.