Home » Berita » Di Duga TT Bandar Sabu Aek Loba  Bebas Transaksi  Tanpa Terendus APH

Di Duga TT Bandar Sabu Aek Loba  Bebas Transaksi  Tanpa Terendus APH

22 Jun 2023

PIRNAS.COM Asahan –  Narkoba jenis sabu masih menjadi misteri di tengah tengah masyarakat kenapa tidak bisa di berantas kehadirannya, ada apa ?

Demikianlah sumber SM (47) berucap pada hari senin (19.06.23) masyarakat sudah resah akan keberadaan sabu di Aek Loba ini.terutama saya yang mempunyai 2 (dua) anak laki laki baru tumbuh remaja, saya sangat khawatir mereka jadi korban.

Tambahnya lagi “sedaya upaya kita pun mendidik anak kalau narkoba mudah di dapat pasti akan terpengaruh”

Sebut saja TT alias Tata warga Jalinsum Aek Loba kecamatan Aek Kuasan kabupaten Asahan  yang di duga memotori peredaran narkoba jenis sabu di daerahnya.bebas beroperasi tanpa tersentuh APH (Aparat Penegak Hukum)

Menurut informasi  seseorang yang minta namanya di rahasiakan, bekas anggota TT alias tata
“Benar bang saya dulu sempat bekerja dengan TT dan dugaan kita dia adalah pemain tunggal memasarkan sabu di Aek Loba ini” Ujar sumber

Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, SH, SIK, MH
Berikan jawaban ketika di konfirmasi melalui pesan Aplikasi whatsapp pada hari selasa malam (20.06.23)

“Kami dari polres asahan akan terus melakukan penindakan kepada siapapun yang menjadi pengedar narkoba. Dan cara memutus rantai narkoba kita harus menghambat suplai dan memperketat pengawasan terhadap permintaan. Dan yang paling penting juga adalah peran serta masyarakat dalam membantu polri”.tulis Kapolres (3N79)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Dugaan Buah Restan Berhari-hari di Kebun Sei Baruhur, Blok I8-I9 Mulai Membusuk

admin 2

05 Okt 2026

Post Views: 41 LABUHANBATU SELATAN — Pengelolaan hasil panen kelapa sawit di lingkungan PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Baruhur, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, menjadi sorotan. Pasalnya, di Afdeling 2, tepatnya pada blok yang diduga I8 dan I9, ditemukan informasi adanya buah kelapa sawit hasil panen yang diduga terlantar selama berhari-hari. Buah yang disebut sebagai restan …

Lewat Program Jumat Barokah, Polsek Torgamba Ringankan Beban Warga Sakit dan Lansia

admin 2

03 Okt 2026

Post Views: 46 Labuhanbatu Selatan – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polsek Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan. Melalui program Jumat Barokah, Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga, S.H., bersama sejumlah personel menyambangi warga yang mengalami sakit menahun serta orang tua lanjut usia (lansia) di Dusun Simpang IV, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat …

JAM PIDMIL Tetapkan dan Tahan 5 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik di BGN.  

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 86 JAKARTA,PIRNAS.COM— Tim Penyidik Koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM PIDMIL) Kejaksaan Agung resmi menetapkan 5 orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan motor listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode tahun 2025–2026, dengan nilai pengadaan mencapai sekitar Rp1,22 triliun. Pengumuman penting …

Dinas PPPA Dukung Gerakan Sedekah Beras SDN 15 Rantau Selatan

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 76 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Suasana Puncak Program SERUMPUN di SD Negeri 15 Rantau Selatan pada Jumat (2/10/2026) berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan bertajuk “Sedekah Segenggam Beras” tersebut membuktikan bahwa aksi sederhana yang diinisiasi dari lingkungan sekolah mampu menggerakkan berbagai lintas instansi dan elemen masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu. Gerakan ini diawali dari aksi para siswa …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 302 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler