Home » Daerah » Titik Normalisasi Ditolak Dinas SDA dan Kades Gelar Rapat Dengan Masyarakat

Titik Normalisasi Ditolak Dinas SDA dan Kades Gelar Rapat Dengan Masyarakat

Pirnas.com 04 Mei 2020

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | LABURA – Pemerintah Desa Sukarame Baru dan Dinas Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara UPT. Pengelolaan Irigasi Kualuh Barumun bersama Dengan Personil Polsek Kualuh Hulu diwakili Khabtibmas Desa Sukarame Baru Melaksanakan Pertemuan Dengan Masyarakat Terkait Normalisasi Sei Aek Kanopan pada hari Minggu (03/05/2020) Di Jembatan Titi Payung Desa Sukarame Baru.

Hadir pada pertemuan itu dari Masyarakat Desa Sukarame Baru Rahmat, Irwan dan beberapa orang masyarakat lainnya. Kepala Desa Sukarame Baru Richad Simamora dari
Dinas Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara UPT. Pengelolaan Irigasi Kualuh Barumun, Sutarmin, ST., Selaku Pengawas. Dan dari Polsek Kualuh Hulu Rahmadi, Bhabinkabtibmas Desa Sukarame Baru, dan Kadus Pulo Gombut, dari Pihak Kontraktor, CV. Romando Jaya Mandiri diwakili oleh Supianto selaku operator bec’hoe.

Richad Simamora Kepala Desa Sukarame Baru menuturkan, “pada awalnya kita berpikir bagaimana menangulangi banjir yang telah merendam pemukiman penduduk dari situlah kita berpikir keras bagaimana untuk mengatasinya. Setelah saya berkoordinasi dengan para kepala Dusun akhirnya dapat lah solusi caranya sungai Aek Kanopan harus di normalisasi. Kemudian kami memohon normalisasi Sungai Aek Kanopan tersebut kepada Dinas SDA pada tahun 2018 dan sekarang lah pada tahun 2020 ini terealisasi”, katanya.

Disambungnya lagi, “bahwa kita juga memohon kepada Dinas SDA agar juga menormalisasi dimulai Jembatan titi payung hingga ke hulu Sei Aek Kanopan.” Cetusnya.

Irwan warga Desa Sukarame Baru mengatakan bahwa dirinya dan warga yang lain tidak terima atas pekerjaan normalisasi tersebut, saya tidak menerima hal ini, jika tidak dimulai dari jembatan titi payung yang di normalisasi minimal kami meminta kepada Bapak Dinas SDA supaya melakukan normalisasi itu dari titik jembatan titi payung sepanjang 1 Km dan sisa nya dari perbatasan Desa Sonomartani dan Desa Sukarame Baru”. Pintanya.

Menyahuti permohonan masyarakat Dinas Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara UPT. Pengelolaan Irigasi Kualuh Barumun Bidang Pengawasan Sutarmain, ST., mengatakan, “Kalau kami kerjakan dari titi payung pada titik kedua dan ke tiga tidak sampai dikerjakan sementara titik yang rawan itu pada titik galian kedua dan ketiga yang dalamnya hanya dua meter lebarnya sepanjang 15 meter. Sementara kita akan membuat lebar sungai itu 22 meter dalamnya 4 meter. Dan bagusnya normalisasi itu dikerjakan dari bawah/hilir sungai. Memang apa yang di katakan masyarakat agar yang dikerjakan itu titik awalnya dari Jembatan titi payung ke hilir Sungai Aek Kanopan atau 1 kilometer lebih ditarik dari titi payung dan satu kilometer lebih dari perbatasan Desa Sonomartani dan Desa Sukarame Baru. Namun itu berat pak harus merubah RAB lagi. Namun begitupun usulan dari Masyarakat akan saya sampaikan kepada pimpinan”. Katanya.

Sementara itu pihak Kepolisian Polsek Kualuh Hulu Aiptu Rahmadi selaku Bhabinkabtibmas Desa Sukarame Baru mengharapkan agar masyarakat legowo dan menerima apa yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah.

“Kami minta kapada bapak-bapak agar menerima dan legowo lah dalam hal ini, apa yang diminta oleh bapak-bapak tidak mungkin dilakukan karena itu sulit. Tahun depan kan seperti yang disampaikan oleh Bapak dari Dinas SDA UPT. Labuhan Batu Raya, normalisasi ini akan dilanjutkan lagi sepanjang 5 kilometer”. Ucap Rahmadi kepada Warga.

Pihak Kontraktor, Supianto selaku operator bec’hoe, “kami mengerjakan sesuai yang diperintahkan oleh pengawas SDA Pemprovsu kepada kami Pak.”

Lebih lanjut, bahwa mengenai Pekerjaan normalisasi sepanjang 2.5 km di Sungai Aek Kanopan yang menelan anggaran sebesar Rp. 2.210.491.910,48. itu dikehendaki oleh masyarakat dikerjakan dari titik awal dimulai dari Jembatan titi Payung menuju ke hilir.

Namun Pihak Dinas SDA melaksanakan pekerjaan normalisasi tersebut dimulai dari Perbatasan Desa Sonomartani dengan Desa Sukarame Baru.

Jelasnya dahulu nya di hilir jembatan titi payung telah dilakukan penggalian sebanyak tiga titik dari jembatan titi payung galian pertama sepanjang 2,5 km. Dari galian pertama ke galian kedua sepanjang 1.5 KM, dari galian kedua menuju galian ketiga sepanjang 800 meter. Dari galian ketiga ke perbatasan Desa Sonomartani dan Desa Sukarame Baru 800 meter.

Nah, menurut informasi yang dihimpun bahwa ada penyempitan jalan air berada pada titik galian 2 dan tiga. Karena ada titik sempit itulah Dinas SDA memulai normalisasi itu dari perbatasan Desa Sukarame Baru dengan Desa Sonomartani.

(Darwin Marpaung)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Baru 14 Hari Bebas, Residivis Ketua Komplotan Curanmor Kembali Ditangkap di Pelalawan

Hidayat Chan

13 Mei 2026

Post Views: 3 PELALAWAN,PIRNAS.COM–Baru 14 hari bebas dari penjara, YP alias Y kembali berulah. Tim Opsnal Polres Pelalawan menangkap ketua komplotan curanmor ini bersama 1 pelaku lainnya dalam pengungkapan kasus pencurian motor di Hendsy Gym, Pkl Kerinci. Pengungkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/44/V/2026/SPKT/Polres Pelalawan/Polda Riau tanggal 11 Mei 2026. Para tersangka dijerat Pasal 363 …

Tanda Bahaya di Rantauprapat: Warga Keluhkan Enjoy KTV, Diduga Jadi Sarang Narkoba dan Perusak Moral

Hidayat Chan

10 Mei 2026

Post Views: 10 LABUHANBATU,PIRNAS.COM –Penambahan keberadaan hiburan malam Enjoy KTV di Komplek Perumahan DL Sitorus, Jalan Adam Malik, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, semakin menambah keresahan masyarakat. Selain polusi suara, tempat ini disorot tajam karena disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba jenis ekstasi dan mempercepat pengikisan moral generasi muda. Pantauan awak media pada Sabtu, …

Pemkab dan Satnarkoba Polres Labuhanbatu Bersinergi Gelar Sosialisasi P4GN

Hidayat Chan

07 Mei 2026

Post Views: 25 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Labuhanbatu menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah ini merupakan komitmen bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu. Kegiatan ini dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati, Asisten III Zaid Harahap S.Sos, …

Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Masyarakat

Hidayat Chan

01 Mei 2026

Post Views: 32 LABUSEL,PIRNAS.COM– Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup. Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring …

Kapolres Labuhanbatu Tinjau Kebakaran di Rantau Utara, Beri Bantuan untuk 7 KK

Hidayat Chan

29 Apr 2026

Post Views: 56 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., meninjau langsung lokasi kebakaran di Lingkungan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Panggil. S Simbolon, S.H. Turut hadir Asisten I Pemerintah Kabupaten …

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Dua Pengedar Sabu di Perkebunan Sawit Damuli Pekan

Hidayat Chan

29 Apr 2026

Post Views: 40 LABURA,PIRNAS.COM – Personel Polsek Kualuh Hulu berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya pada Selasa (28/4/2026) sore. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti sabu seberat 10,10 gram di Dusun II Simpang Membot, Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kedua tersangka yang diringkus …

Kategori Terpopuler