Home » Daerah » Ketua Dekranasda Dairi: Nasib Ulos Tergantung Masyarakat Batak

Ketua Dekranasda Dairi: Nasib Ulos Tergantung Masyarakat Batak

Pirnas.com 11 Nov 2020

PIRNAS.COM | DAIRI – Tanggal 17 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Ulos Nasional berdasarkan ketetapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014 bahwa ulos atau kain tradisional khas suku Batak, Sumatera Utara sebagai satu di antara warisan budaya tak benda Indonesia

Mari menyambut baik peristiwa gembira ini sebagai pengingat akan salah satu budaya batak yaitu selendang yang merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan sangat berharga dan tinggi nilainya, namun bila diabaikan akan segera punah.

Bicara ulos tentu tidak bisa terlepas dari Penenunnya. Alangkah baiknya bila kita pakai kesempatan ini untuk memberi penghargaan kepada Para Partonun, yang dengan kesabaran yang tinggi mengayunkan jari jemari mereka untuk menghidupi ekonomi keluarga. Sambil diiringi senandung doa mereka meggulung benang, mengani, menggatip dan menenun benang sambil menghitung rumus-rumus hitungan benang supaya menghasilkan motif yang benar dan indah. Memang tidak mudah bagi yang baru memulai. Tapi ini bisa dilakukan karena turun menurun menjadi profesi keluarga.

Apakah kita sadar bahwa sesungguhnya kita sedang menaruh sepenuhnya harapan besar di pundak mereka untuk melestarikan budaya leluhur yang bernilai tinggi ini?

Lalu bagaimana keberlangsungan ulos ini? Lalu kita terhenyak ketika menyadari bahwa martonun sudah tidak menarik bagi generasi muda. Tidak ‘prestige’ karena mereka melihat sendiri dan merasakan langsung bahwa kehidupan partonun itu tidak mudah bahkan banyak yang terlilit hutang. Begitulah karena masyarakat kita memang belum menghargai sepenuhnya hasil karya yang disebut ulos ini. Perhatian Pemerintahpun masih minim dirasakan bagi partonun. Bahkan di balai desa info tentang pekerjaan masyarakat tidak terlihat martonun sebagai salah satu profesi.

Lalu akan bagaimana nasib ulos kita ke depan?

Semua tergantung pada kita masyarakat batak.

Marilah dalam rangka memperingati Hari Ulos ini kita semakin menghargai kerja dan profesi mereka dengan memberi dukungan bagi pofesi yang termarjinalkan ini.

Mari mengingat2 kapan terakhir lita membeli ulos? Mati kita jawab dengan jujur.

Sering sekali saya mendapat WA atau messenger untuk ‘meminta’ ulos. Atau bertanya berapa harga kain yang saya pakai. Responnya : “mahal sekali, kan beli langsung di partonun!!” OMG pilu rasanya..🤔😪

Saat ini kami dekranasda kabupaten Dairi dengan AD/ART yang telah diperbaharui sehingga melibatkan lebih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dengan dukungan oleh CSR BUMN sedang berupaya keras untuk bisa mengembangkan Ulos Silalahi, ulos khas Dairi bukan saja ulos adat tapi juga melakukan diversifikasi ke arah fashion sehingga memungkinkan lebih luas pemasarannya.

Dan yang tidak kalah penting adalah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang ulos Silalahi, filosofi di baliknya dan apa bedanya dengan ulos dari kabupaten lain yang ada di sekitaran Danau Toba. Dairi punya ulosnya sendiri, yang sangat khas. Saat ini kami sedang berjuang untuk membuat galeri ulos sehingga masyarakat bisa lebih mengenal dan memahami tentang budaya ulos ini.

Berita gembiranya, di masa pandemi covid19 partonun binaan dekranasda yang jumlahnya masih sedikit ini masih terus berproduksi. Di saat pesta adat hampir tidak ada, mereka membuat tenun eco fashion dengan pewarna alam dan hasilnya dibeli oleh dekranasda dan masyarakat yang datang sehingga akan sulit menemukan stock yang ‘menganggur’ karena sudah dipesan oleh pelanggan. Satu lagi berita gembiranya, kami sudah mendapatkan anak gadis yang mau mendedikasikan diri untuk martonun ulos eco-fashion, walaupun jumlahnya masih dua orang tapi kami yakin jumlah ini akan bertambah. Puji Tuhan karya anak gadis ini sangat membanggakan. Harapan baru sudah muncul, semoga semakin banyak generasi muda akan tertarik untuk meneruskan budaya luhur ini.

Selamat Hari Ulos kepada Masyarakat Batak. Salam hormat dan cinta kepada Para Patonun kita.

PATAR SINAMO

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kesebelasan Polres Labuhanbatu Siap Tempur Piala Polda, 20 Pemain Resmi Dipilih

Hidayat Chan

16 Mei 2026

Post Views: 3 LABUHANBATU.PIRNAS.COM– Polres Labuhanbatu semakin serius mempersiapkan kekuatan terbaik untuk menghadapi Pekan Olahraga dan Rohani (POR Rohani) Polda Sumut dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Persiapan dilakukan melalui seleksi ketat dan rangkaian pertandingan trofeo yang digelar selama beberapa hari terakhir di Stadion Binaraga Rantauprapat. Tidak hanya menyiapkan tim, Polres …

Kapolres Labuhanbatu Pimpin Sertijab Kasat Intelkam

Hidayat Chan

16 Mei 2026

Post Views: 5 PIRNAS.COM, LABUHANBATU — Polres Labuhanbatu melaksanakan upacara serah terima jabatan Kasat Intelkam di Lapangan Apel Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (16/5/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara AKP R. Panjaitan, SH., MH., dan Komandan Upacara IPDA …

Baru 14 Hari Bebas, Residivis Ketua Komplotan Curanmor Kembali Ditangkap di Pelalawan

Hidayat Chan

13 Mei 2026

Post Views: 11 PELALAWAN,PIRNAS.COM–Baru 14 hari bebas dari penjara, YP alias Y kembali berulah. Tim Opsnal Polres Pelalawan menangkap ketua komplotan curanmor ini bersama 1 pelaku lainnya dalam pengungkapan kasus pencurian motor di Hendsy Gym, Pkl Kerinci. Pengungkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/44/V/2026/SPKT/Polres Pelalawan/Polda Riau tanggal 11 Mei 2026. Para tersangka dijerat Pasal 363 …

Tanda Bahaya di Rantauprapat: Warga Keluhkan Enjoy KTV, Diduga Jadi Sarang Narkoba dan Perusak Moral

Hidayat Chan

10 Mei 2026

Post Views: 18 LABUHANBATU,PIRNAS.COM –Penambahan keberadaan hiburan malam Enjoy KTV di Komplek Perumahan DL Sitorus, Jalan Adam Malik, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, semakin menambah keresahan masyarakat. Selain polusi suara, tempat ini disorot tajam karena disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba jenis ekstasi dan mempercepat pengikisan moral generasi muda. Pantauan awak media pada Sabtu, …

Pemkab dan Satnarkoba Polres Labuhanbatu Bersinergi Gelar Sosialisasi P4GN

Hidayat Chan

07 Mei 2026

Post Views: 30 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Labuhanbatu menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah ini merupakan komitmen bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu. Kegiatan ini dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati, Asisten III Zaid Harahap S.Sos, …

Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Masyarakat

Hidayat Chan

01 Mei 2026

Post Views: 35 LABUSEL,PIRNAS.COM– Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup. Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring …

Kategori Terpopuler