Home » Daerah » Desain Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Siswa di Masa Pandemi Covid-19

Desain Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Siswa di Masa Pandemi Covid-19

Pirnas.com 22 Okt 2020

PIRNAS.COM | ARTIKEL – Sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi global pada pertengahan maret 2020, semakin kompleksnya masalah yang terjadi pada masyarakat. Lumpuhnya berbagai sendi kehidupan mulai dari krisis kesehatan, kemanusiaan, perekonomian, bahkan pendidikan ikut terkena imbas pandemi covid-19 ini. Anjuran untuk menutup berbagai Institusi pendidikan mulai dari level dasar sampai perguruan tinggi, disikapi dengan mengalihkan kegiatan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran via online / dalam jaringan atau jarak jauh. Sudah tentu dengan berubahnya pola pembelajaran ini akan membuat ketidak nyamanan dalam diri guru, siswa dan orang tua. Sebagai poros utama pendidikan sudah selayaknya guru menjadi sutradara yang baik dalam mengemas pembelajaran agar tidak menjadi monoton dan membosankan. Guru harus mampu mendesain pembelajaran tetap berjalan menarik dan dapat diikuti oleh seluruh siswa disekolah dimasa pandemi covid -19.

Menurut Sagala (2005) Desain pembelajaran adalah pengembangan pengajaran secara sistematik yang digunakan secara khusus teori-teori pembelajaran unuk menjamin kualitas pembelajaran. Pernyataan tersebut mengandung arti bahwa penyusunan perencanaan pembelajaran harus sesuai dengan konsep pendidikan dan pembelajaran yang dianut dalam kurikulum yang digunakan. Sementara itu, Dick and Carey mendefenisikan desain pembelajaran adalah mencakup seluruh proses yang dilaksanakan pada pendekatan sistem yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Dengan demikian dapat disimpulkan desain pembelajaran adalah praktek penyusunan media teknologi komunikasi dan isi untuk membantu agar dapat terjadi transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. Proses ini berisi penentuan status awal dari pemahaman peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, dan merancang “perlakuan” berbasis-media untuk membantu terjadinya transisi. Idealnya proses ini berdasar pada informasi dari teori belajar yang sudah teruji secara pedagogis dan dapat terjadi hanya pada siswa, dipandu oleh guru, atau dalam latar berbasis komunitas.

Kemp, Morrison and Ross menjelaskan bahwa hanya ada empat esensi komponen dalam desain pembelajaran, yaitu peserta didik, tujuan, metode dan evaluasi. Untuk itulah dalam mendesain pembelajaran di masa pandemic covid-19 ini harus memperhatikan keempat komponen tersebut.

1. Peserta didik
Peserta didik sebagai real costumer, memang harus mendapatkan pelayanan prima dari para guru. Dalam menentukan desain pembelajaran dan mata pelajaran yang akan disampaikan perlu diketahui bahwa yang sebenarnya dilakukan oleh para desainer adalah menciptakan situasi belajar yang kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan peserta didik merasa nyaman dan termotivasi dalam proses belajarnya. Peserta didik sebelum dan selama belajar dapat dipengaruhi oleh berbagai factor baik fisik maupun mental, misalnya kelelahan, mengantuk, bosan, dan jenuh. Hal ini akan mengurangi kosentrasi peserta didik dan sudah tentu akan terjadi reduksi dalam penyerapan materi yang juga mempengaruhi daya tangkap untuk memahami materi. Terlebih dimasa pandemic ini peserta didik dituntut untuk lebih banyak belajar secara mandiri dan banyak kelonggaran. Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi mutu belajar peserta didik adalah tampilan materi ajar, media pembelajaran dan gaya penyampaian guru dalam menyampaikan materi.

2. Tujuan
Setiap rumusan tujuan pembelajaran selalu dikembangkan berdasarkan kompetesi atau kinerja yang harus dimiliki oleh peserta didik jika ia selesai belajar. Seandainya tujuan pembelajaran atau kompetensi dinilai sebagai sesuatu yang rumit, maka tujuan pembelajaran tersebut dirinci menjadi subkompetensi yang dapat mudah dicapai. Dilain pihak desain pembelajaran memadukan kebutuhan peserta didik dengan kompetensi yang harus dikuasai dengan persyaratan tertentu dalam kondisi yang sudah ditetapkan.

3. Metode
Metode terkait dengan stratei pembelajaran yang sebaiknya dirancang agar proses belajar berjalan mulus. Metode adalah cara-cara atau teknik yang dianggap jitu untuk menyampaikan materi ajar. Dalam desain pembelajaran langkah ini sangat penting karena metode inilah yang menentukan situasi belajar yang sesungguhnya. Di lain pihak kepiawaian seorang desainer pembelajaran juga terlihat dalam cara menentukan metode. Pada konsep ini metode adalah komponen strategi pembelajaran yang sederhana. Metode dapat dikombinasikan dengan model pembelajaran yang digunakan. Guru dapat mendesain pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yang efektif misalnya discovery learning, problem based dan project based learning.

4. Evaluasi
Konsep ini menganggap menilai hasil belajar peserta didik sangat penting. Indikator keberhasilan pencapaian suatu tujuan belajar dapat diamati dari penilaian hasil belajar. Seringkali penilaian dilakukan dengan cara menjawab soal-soal objektif. Penilaian juga dapat dilakukan dengan format non soal, yaitu dengan instrument pengamatan, wawancara, kuesioner dan sebagainya.

Kondisi pandemi COVID-19 ini membuat tantangan dalam pembelajaran semakin besar. Guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran dengan baik dengan berbagai cara seperti melalui pembelajaran dalam jaringan. Banyaknya keluhan yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi yang membuat guru dan institusi pendidikan berbenah memperbaiki pola pembelajaran yang ada. Selain itu, pada masa pandemi ini guru sebagai lingkungan paling dekat di luar orang tua berperan penting dalam menjaga psikososial anak. Perlunya guru tetap hadir menyapa melalui berbagai media seperti media daring membuat anak merasa terus diperhatikan. Guru dituntut harus terus menjalankan perannya secara profesional, personal dan sosial. Di sini guru dituntut untuk adaptif dalam mengantarkan materi edukasi dan stimulasi terhadap anak dengan memanfaatkan berbagai macam cara termasuk memanfaatkan teknologi.
Menyikapi permasalahan pembelajaran dimasa pandemic covid-19, PPPPTK Pkn dan IPS sebagai Unit Pelaksanan Teknis dalam pengembangan dan peningkatan kompetensi guru memberikan pelatihan guru – guru PKn dan IPS untuk dapat merancang pembelajaran dimasa pandemic ini berbasis pada kebutuhan siswa. Guru diasah kemampuannya mendesain pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery learning, problem based learning dan project based learning. Guru juga diberikan pengetahuan bagaimana merancang inovasi media pembelajaran yang tepat guna sesuai dengan karakteristik siswa nya masing-masing. Guru tidak mesti memaksakan diri menggunakan aplikasi canggih, media dengan teknologi mutakhir yang hanya sekedar memandang agar dikatakan tidak ketinggalan zaman, namun pelatihan ini menitikberatkan guru harus memperhatikan karakteristik peserta didik masing-masing. Karena satu sekolah dengan sekolah yang lain tentu memiliki karakter peserta didiknya berbeda-beda.

Selain itu melalui pelatihan tersebut guru – guru juga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pembelajaran yang dihadapi siswa dan Meningkatkan kemampuan terhadap pemenuhan dukungan dari lingkungan social baik orang tua dan masyarakat.
Pada akhirnya Usaha yang dilakukan PPPPTK PKn dan IPS ini sudah sangat tepat, mengingat Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Kebutuhan Siswa ini merupakan cara agar proses kegiatan peningkatan kompetensi guru selama darurat COVID-19 tetap berjalan dan mampu memberikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik dan tenaga kependidikan, yang bermuara pada dukungan psikososial terhadap peserta didik dan orang tua/wali. Semoga pandemi covid-19 ini cepat berlalu dan peserta didik dapat segera kembali kesekolah.

Oleh : Arifiansya Budiman, M.Pd.
Guru IPS SMP Negeri 9 Prabumulih

(YANSAH)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Komitmen Berantas Narkoba, Polres Labuhanbatu Gulung Pengedar Sabu di Jalan Nenas

Hidayat Chan

20 Mei 2026

Post Views: 4 PIRNAS.COM, LABUHANBATU —Upaya pemberantasan narkotika terus digencarkan oleh Polres Labuhanbatu. Kali ini, tim Satresnarkoba kembali berhasil mengungkap kasus peredaran sabu dalam operasi yang berlangsung pada Minggu malam (17/5/2026) di wilayah Rantau Utara. Dipimpin langsung oleh Kanit II Satresnarkoba, IPDA R. Situngkir, S.H., tim opsnal bergerak cepat menindaklanjuti informasi masyarakat hingga akhirnya berhasil …

Bisnis Haram YS dan AS Gulung Tikar, Polres Pelalawan Sita Sabu dan Ganja di Wisma

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 20 PELALAWAN,PIRNAS.COM-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Berawal dari informasi masyarakat, tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengungkap dugaan transaksi narkoba di sebuah wisma di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Kapolres Pelalawan John Louis Letedara melalui Kasat Resnarkoba Haryanto Alex Sinaga, Senin (18/5/2026), menjelaskan …

Asisten III Pemkab Labuhanbatu Tegaskan Empat Poin Peningkatan Pajak Daerah

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 19 PIRNAS.COM, LABUHANBATU —Pada kesempatan apel gabungan lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Senin 18/5/2026 dilapangan BKPP, Asisten III Setdakab Labuhanbatu Zaid Harahap S.Sos, MM, menekankan empat poin penting peningkatan pajak daerah. ” Badan pendapatan daerah yang mengelola pendapatan harus mengambil langkah-langkah optimalisasi pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, oleh karena itu saya menegaskan beberapa …

Bupati Labuhanbatu Terima Laporan Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ TA.2025

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 19 PIRNAS.COM,LABUHANBATU —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp.OG, MKM, menerima secara resmi laporan rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, jalan SM.Raja, Kecamatan Rantau Selatan Senin 18/5/2026. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh …

Bisnis Haram Rizi Kandas di Kampung Baru, Polisi Buru Pemasok Sabu Asal Kampung Pajak

Hidayat Chan

17 Mei 2026

Post Views: 23 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Satuan Reserse Narkoba (Satres) Polres Labuhanbatu berhasil meringkus seorang pemuda berinisial MAL alias Rizi (21), yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Warga Perlayuan ini ditangkap di Perumahan Puri, Kampung Baru, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Penangkapan yang berlangsung pada Kamis (14/05) sekitar pukul 20.00 WIB tersebut …

Polsek Kampung Rakyat Amankan Pengedar Sabu di Perlabian

Hidayat Chan

17 Mei 2026

Post Views: 28 LABUSEL, PIRNAS.COM – Polsek Kampung Rakyat, Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik Toba 2026 di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan. Seorang pria berinisial APD alias Anggi (26), warga Desa Kampung Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, diamankan petugas karena diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu. …

Kategori Terpopuler