Home » Daerah » Bupati Dairi Serahkan Nota Pengantar Ranperda APBD Dairi 2019

Bupati Dairi Serahkan Nota Pengantar Ranperda APBD Dairi 2019

Pirnas.com 11 Sep 2020

PIRNAS.COM | DAIRI – Bupati Dairi, Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu, menyampaikan nota pengantar Bupati Dairi atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Dairi tentang Pertanggungjwaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019, Senin (10/8/2020) di Gedung DPRD Dairi.

Rapat paripurna penyampaian nota pengantar Bupati Dairi atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Dairi tentang Pertanggungjwaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Dairi Sabam Sibarani, S.Sos dan dihadiri oleh Wakil Bupati Dairi Jimmy AL. Sihombing SH, Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang S.I.K, Dandim 0206 Dairi Letkol. Adietya Y. Nurtono, Perwakilan Kajari Dairi, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, pimpinan OPD Pemkab Dairi Sidang Paripurna.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan, setelah pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Pemkab Dairi tahun berakhir 2019 pada Juni 2020 lalu, Pemkab Dairi menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang keenam kalinya. Diakui Bupati, Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2019 telah disesuaikan dengan hasil pemeriksaan BPK.

“Penerimaan opini WTP dari BPK merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dedikasi seluruh pemangku kepentingan serta kerja sama dan dukungan lembaga Legislatif Dairi. Dalam konteks yang lebih luas, WTP ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Pemda dalam peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pertanian dan infrastruktur dalam bingkai mewujudkan Dairi Unggul yang mensejahterakan rakyat dalam harmoni keberagaman,” ujarnya dan mengaku akan menindak lanjuti sistem pengendalian intern dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, dalam upaya peningkatan tata kelola APBD Dairi.

Secara rinci, Bupati Dairi menguraikan realisasi pendapatan daerah tahun 2019, sebesar Rp. 1.167.522.159.073,75 dari anggaran sebesar Rp. 1.162.709.743.000,00 atau 100,41 %. Diuraikannya, penerimaan daerah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) pajak daerah sebesar RP. 13.810.919.111 atau 91,91 % dari anggaran sebesar Rp. 15.027.000.000. Sedangkan dari Retibusi Daerah sebesar Rp. 4.997.441.939,57 sekira 113,97 % dari anggaran sebesar Rp. 4.385.000.000. Dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan bagian laba atau deviden PT Bank Sumut terealisasi sebesar Rp. 6.770.706.298, sekira 63,16 % dari anggaran sebesar Rp. 10.720.285.000.

Sementara lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp. 48.781.272.369,18 sekira 88,38 % dari anggaran sebesar Rp. 55.192.173.000. untuk pendapatan transfer yakni Dana Bagi Hasil (DBH) pajak sebesar Rp. 10.520.264.699 atau 80,72 % dari anggaran sebesar Rp. 13.033.823.000. Demikian juga dengan DBH bukan pajak sebesar Rp. 3.862.050.279 sekira 64,45 % dari anggaran sebesar Rp. 5.992.356.000.

Penerimaan dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 629.145.028.000 sekitar 99,77 % dari anggaran sebesar Rp. 630.625.580.000. Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 182.980.494.845, sekira 96,24 % dari anggaran sebesar Rp. 190.127.580.000. Sementara penerimaan transfer Pemerintah Pusat lainnya merupakan realisasi penerimaan dana insentif daerah dan pendapatan transfer dana desa sebesar Rp. 148.496.505.000 atau 100 % dari anggaran yang ada.

Sedangkan transfer Pemerintah Provinsi (Pemprov) merupakan realisasi penerimaan DBH pajak kendaraan bermotor (Ranmor), pajak bahan bakar Ranmor, bea balik nama Ranmor, pajak bahan bakar Ranmor, pajak air permukaan dan pajak rokok sebesar Rp. 53.113.096.549 sekira 128,81 % dari anggaran sebesar Rp. 41.233.241.000, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah dari realisasi pendapatan hibah dan bantuan keuangan Pemprov Sumut sebesar Rp. 65.044.379.984 sekira 135,86% dari anggaran sebesar Rp. 47.876.200.000.

Masih dalam laporan Bupati Dairi, realisasi belanja daerah tahun 2019 sebesar Rp. 937.570.732.576,57 sekira 89,44 % dari anggaran sebesar Rp. 1.048.271.228.465,89. Realisasi belanja ini meliputi belanja operasi, belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan belanja modal serta belanja tak terduga.
Pada Tahun Anggaran 2019, dana transfer terealisasi sebesar Rp.193.537.799.700,00 atau 99,75% dari anggaran sebesar Rp.194.015.650.000,00.

Sedangkan pembiayaan, Bupati Dairi menyampaikan TA 2019, penerimaan daerah untuk pembiayaan terealisasi sebesar Rp.87.947.135.465,89 atau 100,00% dari anggaran yang ada. Di sisi lainnya pengeluaran daerah untuk pembiayaan dianggarkan sebesar Rp. 8.370.000.000, namun tidak terealisasi.

“Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA pada TA 2019 sebesar Rp. 124.360.762.262,89. Demikian nota pengantar atas Ranperda Kabupaten Dairi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota Dewan yang terhormat yang penuh kesabaran dalam mengikuti penyampaian Nota Pengantar ini,” ujar Bupati menutup.

(Patar Sinamo)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 71 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 120 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 93 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 79 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 447 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler