Home » Daerah » Menilik Panorama Pariwisata Dairi Danau Sakral Sicike-Cike

Menilik Panorama Pariwisata Dairi Danau Sakral Sicike-Cike

Pirnas.com 03 Sep 2020

PIRNAS.COM | DAIRI – Kabupaten Dairi merupakan salah satu kabupaten dari Provinsi Sumatera Utara, di Kabupaten Dairi ini terdapat sebuah danau yang sangat menarik untuk dikunjungi, namanya danau Sicike-cike.

Selain punya pesona indah, Danau Sicike-cike ini juga punya legenda terbentuk karena air mata ibu yang sedang bersedih, berikut ceritanya.

Dahulu kala disebuah bukit hiduplah Raja Naga Jambe, dia memiliki 2 orang istri yang bernama beru Saraan dan beru Padang. Dari beru Saraan, sang Raja memperoleh 3 orang anak yang bernama Ujung, Angkat dan Bintang. Dari beru Padang, sang raja juga memiliki keturunan sebanyak 4 orang anak yang masing-masing diberi nama Capah, Gajah Manik, Kuda Diri dan Sinamo.

Suatu hari ketika musim menanam tiba, Raja Naga Jambe bersama seluruh anggota keluarganya, kecuali beru Saraan pergi ke ladang, Beru Saraan tidak dapat ikut serta karena sakit-sakitan dan sudah uzur. Beru Saraan tinggal di rumah bersama seekor kucing peliharaannya.

Menurut kebiasaan pada masa itu jika musim menanam di ladang tiba, maka aktifitas memasak juga di lakukan di ladang. Makanan untuk orang yang ditinggal di rumah, di antarkan dari ladang. Begitu pula yang terjadi pada beru Saraan. Makanan untuknya disediakan dan diantarkan oleh anaknya secara bergantian.

Suatu ketika karena kesibukan pekerjaan di ladang, Raja Naga Jambe dan seluruh anaknya lalai mengantarkan makanan untuk beru Saraan. Sepanjang hari itu beru Saraan menunggu dan berharap ada yang mengantarkan makanan untuknya. Kenyataannya hingga hari sore harapannya tiada terwujud.

Beru Saraan merasa sangat lapar hingga kehilangan kesabaran dan merasa sangat sedih karena tidak diperdulikan oleh keluarganya sendiri. Sambil mengelus-elus kucing yang berada dipangkuannya, air matanya mulai menetes satu per satu.

Semakin lama air matanya semakin deras menetes dan seiring dengan rasa sedih yang semakin memuncak, beru Saraan mengadukan nasibnya kepada Tuhan. Tiba-tiba saja, langit yang tadinya cerah berganti menjadi gelap dan turunlah hujan yang lebat beserta angin kencang yang sambung menyambung.

Lambat laun air semakin tinggi hingga menenggelamkan rumah dan segala isinya serta berru Saraan dengan kucingnya tenggelam. Genangan air ini membentuk sebuah danau yang dinamakan danau Sicike-cike.

Air danau ini airnya selalu penuh hingga ketepi atas danau, air danau ini tidak pernah melimpah bagaimanapun lamanya dan derasnya hujan dan juga tidak pernah surut walaupun saat musim kemarau. Bayangan bahan-bahan kayu bekas tiang, lantai dan dinding rumah konon kabarnya dapat dilihat dari atas permukaan danau.

Setelah mengetahui salah serorang anggota keluarganya tenggelam dalam air danau, seluruh anggota keluarga Raja Naga Jambe bersepakat untuk meninggalkan kampung halamannya itu dan menetap di wilayah lain secara terpisah. Semua nama-nama anak keturunan Raja Naga tersebut diatas, saat ini menjadi marga-marga Suku Pakpak, yang disebut dengan istilah Si Pitu Marga (kelompok tujuh marga).

Danau Sicike-cike dipercaya sebagai daerah asal nenek moyang ketujuh marga tadi. Pada masyarakat Dairi ada pantangan untuk memandikan kucing. Jika dilanggar, maka akan mendatangkan bencana.

(PATAR SINAMO)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 70 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 120 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 93 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 79 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 447 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler